Pagi dan Senja Begitu Indah di Watu Layar Rembang

Pagi dan Senja Begitu Indah di Watu Layar Rembang
Senja di Pantai Watu Layar Rembang. (Akayuki)

Perpaduan antara hutan dan pantai menjadikan lokawisata Watu layar di Lasem, Rembang, begitu digandrungi wisatawan. Seberapa menarik?

Inibaru.id – Nggak hanya pantai, di tempat ini kamu juga menikmati kesejukan pepohonan heterogen laiknya berada di tengah hutan belantara. Watu Layar namanya. Pantai di pesisir utara Jawa Tengah ini menjadi salah satu lokawisata alam yang mungkin perlu kamu kunjungi saat ke Lasem, Rembang,

Yap, di sana, kamu bisa memanjakan mata dengan suguhan kejernihan laut dan kehijauan hutan sekaligus.

Watu Layar menyediakan pemandangan laut nan eksotis, khususnya pada pagi atau sore hari. Deburan ombaknya akan menyegarkan telinga dan membuat pengunjung betah. Sementara, suasana ketika matahari berangsur tenggelam atau terbit bakal memunculkan rasa yang begitu menenangkan.

Di beberapa tempat, akan ada perahu yang memenuhi bibir pantai. Panas? Nggak usah khawatir. Ada banyak pepohonan rindang yang memenuhi Watu Layar sehingga kamu akan merasa betah dengan angin semilir yang meneduhkan.

Kalau sekadar ingin bersantai atau berswafoto, kamu bisa memilih sejumlah tempat yang cocok seperti bangku yang dihiasi payung-payung cantik, jembatan kayu, ayunan, atau tempat lainnya. Oya, kamu juga bisa memasang gembok cinta juga, lo.

Pasujudan Sunan Bonang

Selain menikmati suasana pantai, nggak sedikit pengunjung yang datang setalah menyambangi Pasujudan Sunan Bonang. Pantai ini memang cukup dekat dengan tempat tersebut. Lokasinya hanya berjarak sekitar 200 meter sebelah selatan dari area peristirahatan Pantai Binangun.

Nggak susah untuk mencapai lokasi wisata Watu Layar lantaran letaknya berada di pinggir jalan raya utama. Oya, biaya masuknya pun cukup murah karena pengunjung hanya membayar tarif parkir antara Rp 5.000 sampai Rp 10 ribu.

Kamu yang belum punya agenda apapun akhir pekan ini, nggak ada salahnya, lo, ke sana. Nikmati pantai menuju senja sembari ngopi khas Lasem yang legend banget, plus lagu indie yang, ah, betapa indie hidupmu! Ha-ha. (IB20/E03)