Ngetrip ke Gardu Pandang Lereng Kelir di Ambarawa

Nggak mau kalah dengan daerah lainnya yang punya spot foto kece dari ketinggian, Kabupaten Semarang kini memiliki wisata gardu pandang Lereng Kelir yang lagi ngehit. Di sana, kamu bisa berswafoto dengan latar pemandangan perbukitan yang hijau menyegarkan dan tentunya instagramabel.

Ngetrip ke Gardu Pandang Lereng Kelir di Ambarawa
Wisata Lereng Kelir (rancahpost.co.id)

Inibaru.id - Wisata alam berkonsep gardu pandang di puncak gunung atau bukit memang lagi ngehit. Gardu pandang yang sejatinya merupakan titik pantau aktivitas gunung berapi memang telah beralih fungsi. Selain fungsi aslinya, gardu pandang yang dibangun menjulang juga menjadi tempat untuk menikmati panorama alam dari atas ketinggian.

Nah, salah satu wisata gardu pandang yang ada di Jawa Tengah adalah di kawasan Lereng Kelir, Ambarawa, Kabupaten Semarang. Wisata gardu pandang Lereng Kelir berada di ketinggian sekitar 715 meter di atas permukaan laut. Dibuka sejak Desember 2016, lokawisata ini menawarkan pemandangan indah laiknya gardu pandang lain yang telah populer lebih dulu.

Mengutip yukpigi.com (10/11/2017), kamu akan bertemu dengan lengkungan-lengkungan punggung bukit daerah Ambarawa yang hijau dengan udara yang sejuk. Selain itu, ada juga gardu pandang di atas pohon plus tempat berswafoto. Bahkan, kamu bisa menyaksikan si kembar Gunung Sindoro dan Sumbing di Pos 4.

Puncak Lereng Kelir. (christianmaryo.blogspot.co.id)

Oya, datanglah ke Lereng Kelir pada pagi atau sore hari untuk menyaksikan kabut tipis yant turun menyelimuti kawasan Lereng Kelir. Hm, pekatnya warna putih akan membuatmu serasa berada di antah-berantah. Mencekam, tapi menenangkan!

Jika beruntung dan nggak berkabut, kamu juga bisa menyaksikan sunset yang menegangkan. Kamu juga bisa menyaksikan sunrise di sana, kendati akan sedikit terhalang pegunungan Telomoyo di sebelah timur. Namun, matahari terbit di sana tetap bisa kamu lihat dari sela-sela pegunungan atau saat menyembul dari punggung pegunungan itu.

Lereng Kelir juga menyediakan area untuk berkemah yang bisa menampung sekitar 10 tenda. Sunset, sunrise, dan gemerlap lampu di Kabupaten Semarang bakal menjadi paket lengkap yang bisa kamu nikmati jika berkemah di tempat tersebut. Masyarakat setempat juga ada yang menjual makanan dan minuman pada malam hari, jadi kamu nggak perlu takut kelaparan.

Kamu perlu membayar "tiket masuk" menuju Lereng Kelir sebesar Rp 5.000 per orang (weekday) hingga Rp 7.000 (weekend). Harga itu belum termasuk biaya parkir sebesar Rp 3.000 (motor) hingga Rp 5.000 (mobil). Ramah di kantong, bukan?

 

Lereng Kelir. (wisataterindah.net)

Dari Kota Semarang, dibutuhkan waktu sekurangnya 1,5 jam berkendara ke arah selatan untuk mencapai Lereng Kelir. Begitu tiba di Desa Jambu, Kecamatan Jambu, Kabupaten Semarang, bakal ada plang bertuliskan “Wisata Lereng Kelir” di kiri jalan sebelum Kafe Banaran. Dari situ kamu tinggal ikuti petunjuknya.

Namun, pastikan perfoma kendaraanmu dalam kondisi prima, ya, karena kamu bakal disuguhi jalan yang bakal kamu lalui cukup menanjak dan berkelok-kelok, plus tanjakan curam di beberapa titik. (IB05/E03)