Meraba Relief-Relief Eksotis Candi Sari
Fasad Candi Sari di Desa Tirtomartani, Yogyakarta. (Inibaru.id/ Isma Swastiningrum)

Meraba Relief-Relief Eksotis Candi Sari

Relief-relief candi sari yang detail dan eksotis mengajak saya seperti berada di sebuah kerajaan masa lalu. Dari pahatan patung Bodhisatwa yang memegang teratai hingga pahatan Kinara dan Kinari, terlihat sangat indah pada sisi-sisi candi.

Inibaru.id – Jujur, Candi Sari bagi saya merupakan candi pertama dengan relief-relief yang bisa membius karena detail-detailnya —dibandingkan candi lain yang pernah saya kunjungi. Candi Sari terletak di Dusun Bendan, Desa Tirtomartani, Kalasan, Sleman dan telah ditetapkan sebagai cagar budaya oleh Balai Pelestarian Cagar Budaya Yogyakarta.

Candi bercorak Budha ini dibangun kurang lebih pada abad 8 Masehi. Saat kali pertama ditemukan, candi dalam kondisi rusak. Lalu candi dipugar meski beberapa bagiannya nggak utuh, seperti bagian atap yang sisa-sisanya telah hilang.

Candi Sari memiliki bentuk persegi panjang, dengan pajang 13,3 meter dan lebar 10 meter. Bangunan bertingkat yang dimiliki oleh Candi Sari boleh dikatakan unik, di dalamnya terdiri dari tiga bilik yang oleh ahli ada yang mengasumsikan jika di bilik tengah candi terdapat arca Budha yang diapit oleh Bodhisatwa.

Relief-relief yang diagmbarkan dengan detail di Candi Sari. (Inibaru.id/ Isma Swastiningrum)
Relief-relief yang diagmbarkan dengan detail di Candi Sari. (Inibaru.id/ Isma Swastiningrum)

Ketika kamu memandang dari arah luar akan menemukan relief-relief yang menurut saya sangat eksotis. Di sana terpahat relief-relief Bodhisatwa yang berjumlah 38 buah tersebar 8 pada sisi timur, 8 pada sisi utara, 8 pada disi selatan, dan 14 pada sisi barat. Relief-relief tesebut digambarkan berdiri dengan memegang bunga teratai.

Saya memperhatikan relief-relief itu sejenak. Saya berdecak dan seperti merasa tengah berada pada sebuah kerajaan agung antah berantah. Mengelilingi Candi Sari membuat saya senyum-senyum sendiri karena kagumnya.

Lalu pada sisi kanan dan kiri tiap jendela, terdapat pahatan makhluk kayangan yang dikenal dengan nama Kinara dan Kinari. Relief ini adalah jelmaan dari makhluk bertubuh burung berkepala manusia. Bisa membayangkannya, Millens? Relief ini menggambarkan cinta kasih dan kesetiaan.

Sebuah arca di ruang bilik dalam Candi Sari. (Inibaru.id/ Isma Swastiningrum)
Sebuah arca di ruang bilik dalam Candi Sari. (Inibaru.id/ Isma Swastiningrum)

Candi Sari berada nggak jauh dari Candi Kalasan. Tepatnya berada di sebelah timur lautnya. Jika ingin berkunjung cukup membayar tiket masuk sebesar Rp 5 ribu. Sebab berada di tengah perkampungan penduduk yang lumayan sepi, di sini kamu akan sulit menemukan kulineran terdekat.

Meski begitu, tempat ini cocok buat kamu yang ingin belajar sejarah tanpa terganggu oleh keramaian. Jika ke Yogyakarta, recommended banget buat dikunjungi! (Isma Swastiningrum/E05)