Mengunjungi Museum Jago, Berjumpa Bahan Jamu yang Bikin Tubuh Sehat

Mengunjungi Museum Jago, Berjumpa Bahan Jamu  yang Bikin Tubuh Sehat
Display bahan baku jamu yangada di Museum Jamu Jago. (Inibaru.id/ Zulfa Anisah)

Buatmu penggemar jamu, nggak ada salahnya untuk mampir di museum yang satu ini. Meskipun rasanya pahit, tapi jamu tetap punya banyak penggemar lo! Di sini kamu akan dimanjakan dengan berbagai macam bahan baku jamu dan pernak-pernik perusahaan jamu yang sudah berumur 100 tahun.

Inibaru.id - Siapa yang masa kecilnya suka diberi jamu buyung upik? Yap, jamu yang berperisa buah dan bercita rasa manis itu terbuat dari bahan herbal. Nah di tempat yang satu ini kamu bisa melihat bermacam-macam bahan baku jamu lo, Milens! Perusahaan ini juga penghasil jamu kesukaan anak-anak serta jenis jamu lainnya. Meskipun pahit, tapi jamu masih punya banyak penggemar. Bukti eksistensi jamu dari zaman dulu hingga sekarang diabadikan dalam museum yang ini.

Terletak di Jl. Perintis Kemerdekaan No. 275 Semarang, kamu bisa mengunjungi Museum Jamu Jago. Di sini kamu bisa menemukan puluhan bahan baku jamu lo. Karena jamu yang dibuat oleh perusahaan ini terbuat dari bahan alami, semua contoh bahan yang dipamerkan juga merupakan bahan yang sama persis seperti bahan baku jamu yang dijual di pasaran.

Bar kecil yang menampilkan jenis jamu produksi pabrik jamu Jago. (Inibaru.id/ Zulfa Anisah)

Puluhan bahan baku yang ada disini seperti kapulaga, daun pepaya, jahe, bawang putih, ketumbar, kayumanis, dan lain-lain. Selain bahan-bahan tersebut, masih ada beberapa bahan yang tidak begitu familiar seperti majaan dan babaan pule. Meskipun semua bahan yang dipajang sudah dalam berbentuk kering, kamu tetap akan bisa mengenalinya kok Millens!

Di sini kamu nggak cuma menemukan display bahan herbal, Millens. Tapi ada beberapa etalase kaca yang berisi iklan-iklan jadul dari perusahaan jamu Jago lo. Selain itu kamu bisa menemukan alat penumbuk tradisional sebelum perusahaan jamu ini menggunakan mesin modern.

Iklan cetak untuk memasarkan produk jamu di masa dulu. (Inibaru.id/ Zulfa Anisah)

Memang museum ini nggak terlalu besar, tapi kamu bisa menemukan dunia jamu dan gambaran perusahaan jamu yang hampir berumur 100 tahun ini. Ada mesin ketik serta perabot perkantoran seperti telepon, stempel, serta buku kas yang super-gede turut dipamerkan di sini juga lo.

Oh iya, kalau kamu datang dengan rombongan dan mengkonfirmasi kedatanganmu dengan pihak museum, kamu serombongan akan dapat jamu gratis yang langsung disajikan di tempat, lo. Wah lumayan banget ya. Haha

Museum ini hanya dibuka di hari Senin – Jumat pukul 10.00 – 16.00 WIB saja ya Millens! Pastikan kamu nggak salah hari kalau ingin berkunjung ke sana. Buatmu yang suka gratisan, masuk ke museum ini juga nggak dikenakan biaya lo! Cukup izin dengan satpam yang berjaga, kamu bisa langsung masuk ke dalam.

Kamu tertarik berkunjung ke sini nggak? (Zulfa Anisah/E05)