Melihat Lebih Dekat Pohon Beringin Kembar di Alun-Alun Purworejo

Alun-alun kota dan pohon beringin seolah telah menjadi satu paket. Hampir tiap kota memiliki pohon beringinnya sendiri, seperti di Purworejo yang mempunyai beringin kembar. Apa keunikannya?

Melihat Lebih Dekat Pohon Beringin Kembar di Alun-Alun Purworejo
Dua pohon di alun-alun Purworejo pada malam hari. (Instagram/comaffandy)

Inibaru.id - Alun-alun Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, yang seluas enam hektare diklaim sebagai alun-alun terluas di Jawa. Dari awal didesain, alun-alun yang tata letaknya mengikuti pola tata kota Jawa Kuno itu konon belum pernah diubah hingga saat ini, termasuk pohon beringin kembar di tengah lapangan di pusat kota tersebut.

Seperti alun-alunnya yang memiliki sejarah panjang, dua pohon beringin yang ada di tengahnya pun setali tiga uang. Berdasarkan dokumen Peremajaan Pohon Beringin (Waringin Kurung Sakembaran), masing-masing beringin di alun-alun tersebut memiliki nama. Beringin di timur bernama Ki Suryoputro, sedangkan yang barat adalah Ki Dewo Atmodjo.

Gerbang alun-alun di pusat kota Purworejo. (Headtopics)

Nggak sedikit warga setempat yang meyakini bahwa kedua beringin itu punya kesan mistis. Konon, keduanya didatangkan langsung dari Keraton Yogyakarta. Perlu kamu tahu, Purworejo merupakan kabupaten yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Kulonprogo yang masuk wilayah DI Yogyakarta.

Ki Suryoputro dan Ki Dewo Atmojo dipercaya merupakan "keturunan" Waringin Kurung, pohon beringin di Alun-Alun Utara Yogyakarta. Tunas itu ditanam di Purworejo pada 1973 saat ada peremajaan wajah kota, menggantikan beringin peninggalan Belanda.

Ikon di Alun-Alun Purworejo. (Arifsetiawan)

Kala itu, penggantian pohon dilakukan melalui ritual khusus, dan konon hanya satu orang yang mampu menebang beringin lama, yakni Pak Min, Kepala Dinas Pekerjaan Umum pada masa itu.

Tertarik menyambangi pohon beringin kembar ini? Silakan bertandang ke Purworejo! Nggak cuma menyaksikan beringin atau memutari alun-alun yang luas, kamu juga bisa berfoto dengan berbagai latar.

Alun-Alun Purworejo. (Dinparbud.purworejokab)

Sejumlah spot menarik yang bisa kamu pakai, di antaranya tulisan "Purworejo", gapura ungu yang unik, area duduk santai, gong perdamaian Nusantara, simbol-simbol khas Purworejo seperti durian, clorot, manggis, hingga peralatan olahraga sederhana.

Hm, sepertinya menarik! Jika memungkinkan, datanglah pada malam hari, karena lampu-lampu bakal kian mempercantik alun-alun tersebut. Kuy! (MG28/E03)