Masjid Kapal, Spot Wisata Religi di Pinggir Kota Semarang yang Tetap Diminati
Tampak depan Masjid kapal. (Inibaru.id/ Zulfa Anisah)

Masjid Kapal, Spot Wisata Religi di Pinggir Kota Semarang yang Tetap Diminati

Kalau biasanya bangunan masjid dirancang dengan gaya khas Timur Tengah, masjid yang satu ini dibangun dengan eksterior berbentuk kapal pesiar. Masjid Kapal namanya. Di akhir pekan, masjid ini menjadi rujukan berlibur.

Inibaru.id - Kalau kamu bosan dengan wisata yang itu-itu saja, kamu bisa menjajal wisata religi yang satu ini. Masjid As Safunatun Najah atau lebih terkenal dengan sebutan Masjid Kapal! Tempat ibadah yang mulai dibuka sekitar tiga tahun lalu ini nggak pernah kehilangan daya tarik hingga kini.

Berfungsi sebagai tempat ibadah, masjid kapal juga sayang jika nggak digunakan untuk berfoto. Dengan detail eksterior berbentuk kapal, masjid ini punya daya tarik tersendiri. Dibuka setiap hari dari pukul 07.00 – 00.00 WIB, kamu bisa mengunjungi masjid ini selepas beraktivitas sepanjang hari lho, Millens! Tiket masuknya cukup murah, Rp 3 ribu rupiah untuk dewasa dan anak di atas lima tahun.

Bak Kapal di Daratan

Eksterior masjid yang berbentuk kapal ini dibuat semirip mungkin dengan kapal pesiar yang berlayar di lautan. Bagian kapal nampak terbuat dari kayu yang berwarna kecokelatan dengan jendela yang berbentuk bulat persis dengan yang ada di kapal. Sedangkan bangunan di atasnya nampak seperti bangunan atas (superstructure) dari kapal. Agar nampak seperti sedang berlayar di lautan, bagian bawah masjid juga dikelilingi parit-parit selebar 2 meter.

Suasana pengunjung yang mengambil gambar diluar Masjid (Zulfa Anisah)

Pengunjung tampak berfoto di luar masjid. (Inibaru.id/ Zulfa Anisah)

Selain bisa berfoto di bagian luar masjid, pengunjung juga diperbolehkan berfoto di bagian dalam dan atas masjid. Bangunan masjid ini terdiri atas tiga lantai. Lantai pertama digunakan sebagai aula yang digunakan sebagai tempat pengobatan aternatif, tempat wudu dan toilet. Untuk salat, pengunjung bisa naik ke lantai dua yang sekaligus digunakan sebagai aula. Selanjutnya lantai tiga, lantai paling atas juga digunakan sebagai aula pertemuan.

Jika kamu ingin melihat pemandangan dari bagian atas masjid, kamu perlu naik lagi dari lantai tiga menggunakan tangga yang tersedia. Dari atas bagian masjid yang dibatasi dengan besi ini, kamu bisa melihat pemandangan sekitar masjid yang dipenuhi dengan sawah, ladang serta hutan jati.

Pemandangan dari atas Masjid (Zulfa Anisah)

Atap Masjid Kapal. (Inibaru.id/ Zulfa Anisah)

Buat kamu yang dilanda lapar sehabis berkeliling masjid nggak usah khawatir! Di sekitar masjid banyak pedagang yang berjualan di sana. Banyak makanan ringan dan berat seperti pecel, nasi rames hingga mie rebus bisa kamu beli dengan harga murah. Selepas makan, kamu bisa mencoba berkeliling dengan menggunakan delman. Dijamin seru deh!

Aula yangbisadigunakanuntuk berbagai acara (ZulfaAnisah)

 Ruang pertemuan di lantai tiga. (Inibaru.id/ Zulfa Anisah)

Kalau kamu bingung mau liburan ke mana, masjid unik ini bisa kamu sambangi bersama teman atau keluarga. Tapi ingat untuk menjaga kebersihan ya, Millens. (Zulfa Anisah/E05)