Menyapa Kera-Kera Jinak di Goa Kreo

Liburan bingung mau ke mana? Ke Goa Kreo saja! Menyuguhkan pemandangan alam yang indah serta Goa Kreo yang tenang dan tentram, kera-kera ekor panjang yang lucu juga akan menyambutmu dengan tingkahnya yang menggemaskan.

Menyapa Kera-Kera Jinak di Goa Kreo
Pengunjung yang sedang berfoto di mulut Goa Kreo. (inibaru.id/Faidah Umu)

Inibaru.id – Singgah ke Kota Semarang nggak lengkap rasanya kalau kamu belum berkunjung ke objek wisata yang satu ini. Yap, Goa Kreo! Objek wisata ini berada di RW 3 Dukuh Talunkacang, Kelurahan Kandri, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, Jawa Tengah.

Nggak seperti beberapa tahun lalu, akses menuju lokawisata alam tersebut sekarang bisa dikatakan sudah sangat mudah, lo, Millens. Jarak dari pusat kota menuju tempat wisata ini sekitar 15 kilometer. Kamu bisa menggunakan transportasi umum maupun kendaraan pribadi ke sini.

Kalau menggunakan transportasi umum, kamu bisa naik bus trans-semarang dari Simpanglima Semarang, lalu turun di Klenteng Sam Poo Kong. Dari situ, kamu bisa naik angkutan jurusan Karangayu-Gunungpati, kemudian turun di gapura pertama Goa Kreo. Dari gapura menuju lokasi wisata berjarak sekitar satu kilometer. Silakan kaki atau menyewa jasa ojek.

Selain tempat yang mudah dijangkau, harga tiket masuk Goa Kreo juga terhitung sangat murah. Cukup merogoh kocek sebesar Rp 4.500 per tiket, kamu sudah bisa menikmati lokawisata penuh kisah legenda ini. Konon, satu kisah mengatakan bahwa goa ini merupakan tempat Sunan Kalijaga, pemuka agama Islam di Indonesia, bermeditasi.

Ratusan kera ekor panjang (Macaca fascicularis) akan menyambut kedatanganmu begitu kamu memasuki goa yang berlokasi nggak jauh dari Waduk Jatibarang ini. Mereka dibiarkan bebas berkeliaran di tempat tersebut. Eits, tapi nggak boleh dibawa pulang ya, karena keberadaan kera-kera liar itu dilindungi.

Kera ekor panjang bebas berkeliaran dan berinteraksi dengan pengunjung (inibaru.id/Verawati Meidiana)

Kendati liar, kamu nggak perlu takut kok, karena kera-kera tersebut umumnya jinak, asalkan kita nggak mengganggu mereka. Namun, sangat disarankan untuk nggak membawa barang-barang yang gampang direbut mereka, lantaran mereka acap iseng merebut barang seperti kacamata, kalung, dompet, makanan, atau minuman pengunjung. Jadi, awasi barang-barangmu ya!

Konon, kera yang hidup di Goa Kreo berjumlah hingga ribuan ekor. Mereka terbagi menjadi tiga kelompok. Kelompok pertama berkeliaran di dekat pintu masuk dan kebun sebelum jembatan, kemudian kelompok kedua suka bermain di sekitar goa. Sementara, kelompok ketiga menguasai wilayah di atas goa. Hm, tampak menyeramkan ya, Millens, tapi mereka lucu kok!

Fasilitas penunjang tempat wisata, akses yang mudah, dan berbagai spot foto baru yang dibuat di sini membuat Goa Kreo kian banyak dikunjungi wisatawan dalam beberapa tahun terakhir. Nggak sedikit pengunjung yang menyengaja datang lantaran penasaran dengan tempat tersebut. Salah seorang di antaranya adalah Vivi, pengunjung asal Kendal.

Ditemui Inibaru.id di lokasi Goa Kreo belum lama ini, Vivi mengaku baru kali pertama datang ke tempat tersebut. Dia memang sengaja mencari tempat tersebut lantaran penasaran dengan keberadaan kera-kera di sana yang menurutnya menggemaskan.

“Saya googling, memang sengaja cari lokasi. Ya sudah, liburan sekalian setelah UNBK," ujar Vivi.

Wisata Unggulan

Belum lama ini Goa Kreo ditetapkan sebagai salah satu ikon wisata unggulan di Kota Semarang. Banyak hal diperbaiki, termasuk dalam hal promosi. Pemandu Wisata Goa Kreo Danu Kasno mengatakan, seiring dengan perbaikan yang dilakukan pemerintah, pengunjung lokawisata ini terus bertambah dari waktu ke waktu.

Danu menambahkan, rata-rata para pengunjung yang piknik ke Goa Kreo mencapai ratusan orang tiap hari. Pada hari biasa (weekdays), kata Danu, pengunjungnya sekitar 100-300 orang, sedangkan pada akhir pekan atau hari libur, jumlah itu bisa meningkat hingga 10 kali atau sekitar ribuan orang. Wah!

Alhamdulillah! Mereka ada yang datang sendiri-sendiri, ada juga yang rombongan pakai bus-bus,” ujar Danu.

Di Goa Kreo, kamu nggak perlu takut tersesat karena sudah ada jalur yang akan memandumu hingga ke mulut goa. Namun, kalau kamu kurang yakin dan membutuhkan pemandu wisata, datanglah ke pusat informasi atau tanya langsung di loket masuk. Kamu cukup mengeluarkan uang sekitar Rp 50 ribu untuk menyewa seorang pemandu.

Para pemandu di Goa Kreo umumnya tahu banyak terkait kisah sejarah, legenda, maupun mitos-mitos yang ada di tempat berhawa sejuk tersebut. Jadi, sembari berkeliling, kamu bakal banyak dijejali cerita terkait Goa Kreo yang menarik.

Dengan adanya tangga, akses menuju lokasi goa menjadi mudah (inibaru.id/Faidah Umu)

Di tempat tersebut, kamu juga nggak perlu takut kebingungan mencari tempat MCK atau salat, Millens. Fasilitas tempat wisata seluas lima hektare itu cukup lengkap, kok. Kamar mandi, WC, bahkan musala, tersedia di sana. Bahkan, kamu nggak perlu takut kelaparan, karena ada banyak warung makan di sekitar Goa Kreo.

Nah, itu tadi sekilas gambaran tentang Goa Kreo. So, tunggu apa lagi? Segera deh kunjungi Goa Kreo. Salam buat kera-kera ekor panjangnya ya, Millens! (Faidah Umu/E03)