Menyusuri Gua Sarat Sejarah Sejauh 8 Kilometer di Lereng Kendeng

Keindahan alam di Lereng Pegunungan Kendeng memang tidak ada habisnya. Apalagi keindahan berbagai gua di sana yang cukup memesona. Nah, buat kamu yang punya jiwa petualang tinggi, yuk cobain susur Gua Pancur di Pati!

Menyusuri Gua Sarat Sejarah Sejauh 8 Kilometer di Lereng Kendeng
Zona Satu dalam Gua Pancur (Krjogja)

Inibaru.id – Perjuangan para gerilyawan melawan Belanda puluhan tahun lalu menjadi kisah di balik dinding Gua Pancur. Berlokasi di Desa Jimbaran, Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, gua sepanjang lebih dari delapan kilometer ini kini menjadi lokawisata alam terkenal di Pati, setelah melalui pelbagai pembenahan.

Kalau kamu pencinta wisata petualangan, menyusuri gua yang ditemukan pada 1930-an ini tentu pantang untuk dilewatkan. Ya, selain napak tilas, kamu juga bisa mengamati perut gua yang dipenuhi seringai geligi stalaktit di langit-langitnya. Hm, seru dan mendebarkan!

Menyusuri Gua Pancur. (Instagram/agusarmantodotcom)

Masuk ke Gua Pancur, kamu bisa menapaki gua yang terbentang secara horizontal sepanjang 875-an meter yang terbagi atas tiga zona. Kamu bisa menyusuri zona pertama yang masih terpapar sinar matahari, lanjut ke zona kedua yang mulai minim cahaya, hingga zona ketiga yang gelap gulita.

Karakteristik gua yang basah dan berair dijamin bakal cukup menantang buatmu yang hobi berpetualang. Namun, kudu tetap hati-hati! Jangan asal berani terus mencoba masuk tanpa alat pengaman, lo! Bahaya!

Stalaktit dan stalagmit dalam gua cukup runcing, jadi usahakan untuk mengenakan helm dan sepatu boot. Jangan lupa juga buat bawa senter buat penerangan selama di dalam gua, ya! Oya, satu lagi yang harus kamu perhatikan adalah, jangan lupa bawa jas hujan!

Gua Pancur. (Instagram/goapancur)

Musim hujan seperti sekarang ini bukanlah waktu yang tepat untuk menyusuri Gua Pancur. Ini karena kalau di luar hujan, air di dalam gua akan naik, menyebabkan jalur jadi nggak kelihatan.

Kamu juga sebaiknya nggak melakukan susur gua sendirian ya, Millens. Ajaklah rombonganmu, tapi jangan lebih dari 15 orang, ya! Pihak pengelola memang memembatasi jumlah pengunjung dalam satu rombongan susur gua agar habitat dalam gua, di antaranya kelelawar, tetap terjaga. (Sitha Afril/E03)