Menepi di Hutan Pinus Bukit Sikunci Wonosobo

Berwisata ke Wonosobo nggak hanya tentang kawasan Pegunungan Dieng. Banyak kok destinasi wisata baru di sana. Salah satunya Bukit Sikunci.

Menepi di Hutan Pinus Bukit Sikunci Wonosobo
Latar hutan pinus di Bukit Sikunci. (Inibaru.id/ Mayang Istnaini)

Inibaru.id – Kabupaten Wonosobo seakan nggak pernah berhenti menghadirkan destinasi wisata baru. Setelah sebelumnya destinasi wisata banyak terfokus di kawasan Pegunungan Dieng, kali ini ada satu inovasi baru di sana.

Yap, perbukitan pinus menjadi satu daya tarik baru bagi wisatawan yang pengin berwisata ke Wonosobo. Kawasan wisata hutan pinus di Wonosobo banyak ditemui di Kecamatan Kepil. Belum lama ini saya mengunjungi salah satunya.

Bukit Sikunci namanya. Lokasinya ada di Desa Pulosaren, Kecamatan Kepil, Kabupaten Wonosobo. Agak jauh dari pusat kota memang. Untuk menuju ke sana, saya harus berkendara selama lebih kurang 45 menit.

Berfoto di gapura masuk Bukit Sikunci. (Inibaru.id/ Mayang Istnaini)

Jalanan menuju ke Bukit Sikunci didominasi oleh kelokan yang menuntut saya untuk ekstra hati-hati. Meski begitu, pemandangan hutan pinus di kanan-kiri jalan sukses memanjakan penglihatan.

Sesampainya di gapura Desa Pulosaren, fokuslah ke sisi kanan jalan. Gang menuju ke Bukit Sikunci berada di kanan jalan. Letaknya memang agak tersembunyi meski ada papan penunjuk arah di sana.

Dari mulut gang, akses menuju ke lokasi Bukit Sikunci belum terlalu memadai, Millens. Jalanannya masih terbuat dari tanah dan cenderung licin. Jalan itu pun hanya bisa dilalui oleh kendaraan roda dua.

Tapi setelah sampai di Bukit Sikunci, saya benar-benar dibuat kagum. Hamparan pohon pinus dan udara yang sejuk menghadirkan suasana tenang bagi saya. Nggak ada riuh keramaian di sana. Kicau burung dan semilir anginlah yang menjadi musik latar di sana.

Pemandangan dari rumah pohon di Bukit Sikunci. (Inibaru.id/ Mayang Istnaini)

Karena masih tergolong baru, Bukit Sikunci belum dikelola secara profesional. Saya nggak menemui petugas penjaga di sana. Begitu pula dengan tiket retribusi alias gratis.

Meski begitu, Bukit Sikunci sudah dilengkapi oleh beberapa spot pendukung lo. Misalnya spot foto dan rumah pohon. Saya pun penasaran untuk naik ke salah satu rumah pohon. Dari rumah pohon tersebut, saya bisa menyaksikan pemandangan yang terhampar luas. Semilir angin pun nggak ketinggalan memanjakan diri saya.

Hm, kalau dikelola dengan lebih serius saya optimis Bukit Sikunci dapat menjadi satu destinasi wisata andalan baru di Wonosobo. Yap, semoga segera ya! (Mayang Istnaini/E05)