Menelisik Sisi Kemeriahan Festival Ranggawarsita 2019

Menelisik Sisi Kemeriahan Festival Ranggawarsita 2019
Festival Ranggawarsita 2019, acara yang diselenggarakan untuk memperingati hari jadi Museum Ranggawarsita yang ke-30 (Inibaru.id/ Sitha Afril)

Pekan lalu, Museum Ranggawarsita yang nggak lain adalah museum provinsi kebanggaan Jawa Tengah telah menyelenggarakan sebuah festival berskala nasional. Nah, kira-kira gimana menariknya, ya?

Inibaru.id – Berlangsung selama lima hari, Festival Ranggawarsita yang dimulai sejak tanggal 18 hingga 23 Juli lalu pun diselenggarakan dengan cukup meriah. Bertajuk “Diversity for Unity”, festival yang melibatkan 19 museum dari seluruh Indonesia ini juga dimeriahkan dengan pagelaran wayang kulit, lomba band, lomba mewarnai, lomba tari dan beragam unjuk bakat.

Kegiatan pentas seni juga turut memeriahkan Festival Ranggawarsita 2019 (Inibaru.id/ Sitha Afril)

Beberapa museum yang turut berpartisipasi dalam festival tersebut adalah Museum Penerangan Kominfo, Museum Demmatande Mamasa Sulawesi Barat, Museum Negeri NTB, Museum Mulawarman Kalimantan Timur dan masih banyak lagi. Oya, selain itu ada juga lo pameran produk kreatifitas dari pelajar SMK yang ada di wilayah Semarang. Mantap, kan? He-he.

Para pelajar yang mengunjungi Festival Ranggawarsita mengamati koleksi dari museum-museum peserta festival. (Inibaru.id/ Sitha Afril)

Festival yang diselenggarakan untuk memperingati ulang tahun Museum Ranggawarsita yang ke-30 ini menjadi salah satu sarana edukasi yang cocok dikunjungi oleh pelajar. Sebab, berbagai koleksi langka dari luar daerah dipamerkan di sana dan dapat dilihat secara cuma-cuma. Yap, festival tersebut gratis untuk umum tapi sayang, sudah kelar! Ha-ha, ups!

Mengingat bahwa museum merupakan lorong waktu yang tepat untuk dijadikan tempat belajar, berbagai koleksi langka pun dipamerkan dalam festival tersebut. Tujuannya jelas, yakni mempermudah akses masyarakat untuk mengenali peninggalan masa lampau sekaligus menggali peristiwa yang terjadi di waktu dulu melalui benda dan sejarahnya. Widih, nggak heran lah ya kalau festival ini jauh dari kata sepi.

Beberapa SMK ternama di Semarang juga turut andil untuk memamerkan inovasi karyanya dalam Festival Ranggawarsita 2019 (Inibaru.id/ Sitha Afril)

Mesin ketik dan naskah kuno adalah salah satu barang yang dipamerkan saat festival. Mesin ketik bersejarah dipertontonkan oleh Museum Pers dan beberapa naskah kuno dipajang di stan Museum Radyapustaka. Eitsss, ada juga berbagai jenis rokok di masa lampau, termasuk rokok kelobot yang dipamerkan oleh Museum Kretek.

Nggak berhenti di situ, berbagai koleksi langka dari suku dayak, baju adat hingga senjata tajam dari luar Jawa pun turut meramaikan festival yang selalu dipadati pengunjung itu. Bahkan, pengunjung yang hadir pun nggak hanya warlok lo, Millens! Ada juga bule dari Slovakia yang berkunjung ke pameran tersebut. Duh, pokoknya keren deh! Hitung-hitung bisa menjelajahi Indonesia gratis di waktu yang singkat. Nggak capek dan irit di ongkos gitu ceritanya, ha-ha.

Nah buat kamu yang kemarin belum sempat mampir, jangan khawatir! Festival ini merupakan kegiatan tahunan yang diselenggarakan oleh Museum Ranggawarsita. Jadi, sampai jumpa di tahun depan ya, Millens! Jangan kelewatan lagi, eman-eman! Ha-ha. (Sitha Afril/E05)