Mengamati Potensi Wisata Kabupaten Semarang melalui Festival Desa Wisata 2019

Mengamati Potensi Wisata Kabupaten Semarang melalui Festival Desa Wisata 2019
Festival Desa Wisata Kabupaten Semarang 2019. (Inibaru.id/ Sitha Afril)

Ada banyak cara untuk mempromosikan potensi wisata sebuah desa. Salah satunya dengan ikut dalam Festival Desa Wisata 2019. Seru? Sudah pasti!

Inibaru.id – Maraknya tempat wisata baru di desa-desa di Semarang nggak lepas dari keluwesan pokdarwis (kelompok sadar wisata). Kreativitas mereka patut diacungi jempol karena berhasil mengembangkan atau bahkan menciptakan potensi desa. Alhasil, desa yang tadinya biasa menjadi jujugan banyak orang untuk berwisata. Tentu saja hal ini berperan penting dalam mendongkrak perekonomian warganya.

Nah, melalui Festival Desa Wisata sekaligus Konvensi Pokdarwis tingkat daerah tahun 2019, pemerintah Kota Semarang mempromosikan potensi-potensi wisata. Tentu saja, acara yang berlangsung sejak Sabtu pagi hingga Minggu malam tersebut mendapat perhatian khusus dari masyarakat luas. Apalagi masyarakat yang haus informasi seputar destinasi wisata serta potensi pariwisata yang dimiliki oleh Kabupaten Semarang.

Stan Dusun Kelir yang unik menjadi salah satu spot foto favorit bagi pengunjung festival. (Inibaru.id/ Sitha Afril)

Tercatat ada 21 desa yang berpartisipasi dalam kegiatan tersebut dan seluruhnya berlomba-lomba dalam mempromosikan potensinya secara unik. Pokdarwis yang membawahi Dusun Kelir di lereng Gunung Ungaran misalnya. Para pemuda di wilayah tersebut pun cukup kreatif menghias stannya. Dilengkapi dengan mini bar, mereka membuat pengunjung bisa melihat langsung bagaimana cara menyajikan kopi hasil roasting. Stan keren itu pun sontak menjadi salah satu spot berswafoto bagi para pengunjung Festival Desa Wisata 2019.

Oya, nggak hanya Kelir nih! Desa Lerep pun mencuri perhatian dengan kopi ceplusnya dan Desa Bergas Kidul juga enggan kalah dengan menunjukkan hasil kerajinan khas daerahnya yang kini menjadi produk unggulan dari wilayah tersebut. Duh, keren-keran banget, asli!

Aneka produk kerajinan barang bekas dari Desa Bergas Kidul. (Inibaru.id/ Sitha Afril)

Anyway, kegiatan ini juga membuka kesempatan yang begitu lebar bagi para pengelola wisata di tingkat desa yang ada di wilayah Kabupaten Semarang. Kegiatan promosi yang dibalut dengan kompetisi kreativitas ini secara nggak langsung akan menunjukkan tingkat keseriusan Pokdarwis dalam mengelola potensi daerahnya. Selain itu, masyarakat pun menjadi mudah dalam hal meng-kepo-i seluk-beluk wisata serta hal terkait lainnya dalam desa tersbut. Wuuuuu, jadi lebih efisien dalam mencari referensi, bukan? He-he.

Adu kreativitas antar-Pokdarwis turut menyemarakkan Festival Desa Wisata Kabupaten Semarang 2019. (Inibaru.id/ Sitha Afril)

Nggak berhenti dalam adu kreativitas untuk promosi, festival ini pun memberikan kesempatan bagi para pelaku Pokdarwis dalam menunjukkan kekompakannya melalui pentas seni dan lomba yel-yel yang dilombakan juga! Wow!

Semoga acara kece seperti ini makin sering diselenggarakan ya, Millens! Soalnya selain memberikan ruang yang lebih luas untuk para pegiat wisata dalam mempromosikan desanya, ajang seperti ini pun memudahkan masyarakat dalam berkenalan dengan potensi yang dimiliki daerahnya. Hmm, jadi harus sering blusukan ke desa-desa nih! (Sitha Afril/E05)