5 Hal Ini Bisa Kamu Lakukan di Museum Kereta Api Ambarawa

Nggak hanya wisata hiburan, di Museum Kereta Api Ambarawa kamu juga bisa mendapat wisata edukasi seputar perkeretaapian. Apa saja yang menarik di sana?

5 Hal Ini Bisa Kamu Lakukan di Museum Kereta Api Ambarawa
Pengunjung terlihat asyik mengobrol di Museum Kereta Api Ambarawa. (Inibaru.id/ Mayang Istnaini)

Inibaru.id – Faktor usia membuat lokomotif-lokomotif uap di Jawa Tengah berguguran sejak 1970. Sebagian kereta kemudian dihancurkan, sebagian dipindahtangankan, dan sisanya dijadikan barang rongsokan.

Sementara, banjir lahar pascaerupsi Gunung Merapi pada 1972 menutup akses menuju Magelang, mengakibatkan kereta api Yogyakarta-Magelang-Secang juga ditutup pada 1975, yang juga berdampak terhadap penutupan Stasiun Willem I atau lebih dikenal sebagai Stasiun Ambarawa.

Prihatin dengan keadaan itu, Gubernur Jateng kala itu, Soepardjo Rustam, beserta Kepala PJKA Eksploitasi Tengah, Soeharso, pada 8 April 1976 memutuskan membuka sebuah museum kereta api di Stasiun Ambarawa yang akan mengoleksi barang-barang antik era lokomotif uap.

Pada 21 April 1978, Museum Kereta Api Ambarawa resmi dibuka dan mulai menyelenggarakan angkutan kereta api wisata uap. Museum itu kini bahkan menjadi salah satu lokawisata yang cukup menarik minat wisatawan, khususnya pencinta wisata sejarah dan perkeretaapian.

Hm, bicara tentang Museum Kereta Api, kamu sudah pernah jalan-jalan ke sana belum, Millens? Banyak hal, lo, yang bisa kamu lakukan di sana. Apa saja?

Menengok Halte Kereta Tempo Dulu

Beberapa halte kereta api di Museum Kereta Api Ambarawa. (Inibaru.id/ Mayang Istnaini)

Di Museum Kereta Api Ambarawa ada beberapa halte kereta api yang didatangkan dari berbagai wilayah. Usianya sudah puluhan hingga ratusan tahun, lo. Halte-halte itu dipindahkan ke museum agar tetap terjaga kelestariannya.

Menambah Wawasan di Kereta Api Pustaka

Kereta Api Pustaka nyaman dan terawat. (Inibaru.id/ Mayang Istnaini)

Nggak pengin jalan-jalan mengitari museum? Baca buku saja di Kereta Api Pustaka. Di sana koleksi bukunya cukup banyak dan terdiri atas beragam genre. Tempatnya juga nyaman dan nggak sumpek. Pas buat kamu si kutu buku!

Menaiki Kereta Uap

Kereta api uap di Museum Kereta Api Ambarawa. (Beritagar)

Pengin merasakan sensasi naik kereta api uap? Cobalah! Kamu bisa memilih rute Ambarawa-Bedono atau Ambarawa-Tuntang, dengan jadwal keberangkatan yang dibagi menjadi tiga sesi, yakni pukul 10.00, 12.00, dan 14.00 WIB. Cobain deh sensasi naik kereta uap dengan suguhan pemandangan alam yang dijamin bikin kamu lebih segar.

Mengulik Sejarah Perkeretaapian

Segala hal tentang perkeretaapian ada di Museum Kereta Api Ambarawa. (Inibaru.id/ Mayang Istnaini)

Sesuai dengan namanya, segala hal tentang kereta api ada di Museum Kereta Api Ambarawa. Mulai dari sejarah kereta api beserta jalurnya di Indonesia, replika bagian kereta api dari berbagai zaman, halte kereta api tempo dulu, hingga turn table atau alat pemutar gerbong kereta, ada! Pencinta kereta api tentu bakal betah berlama-lama di sana.

Berburu Foto Instagenik

Salah satu spot foto yang bisa kamu jajal. (Inibaru.id/ Mayang Istnaini)

Hal yang satu ini jelas nggak boleh kamu lewatkan, nih. Tenang saja, di Museum Kereta Api Ambarawa ada banyak banget spot foto bagus, lo. Misal, kamu bisa berfoto di gerbong kereta api, tengah rel kereta api, atau foto berlatar dinding halte. Kamu hanya harus jeli mencari spot-spot itu ya!

Nah, nah, banyak spot foto yang menarik, bukan? Segera atur jadwal, yuk! Mumpung belum akhir pekan, persiapkan dari sekarang, deh! (Mayang Istnaini/E03)