Menyimak Kisah Para Solo Traveler

Menyimak Kisah Para Solo Traveler
Tas kecil yang menemani perjalanan Bea Alana. (Instagram/@beasolotraveler)

Mau tahu bagaimana solo traveler perempuan melakukan perjalanan seorang diri ke berbagai tempat? Simak kisah dua solo traveler berikut.

Inibaru.id - Menjadi seorang solo traveler terlebih untuk perempuan, memang butuh keberanian tingkat tinggi. Seorang solo traveler harus mempersiapkan semua keperluan perjalanan dan melakukan perjalanan seorang diri. Belum lagi ancaman sexual harassment yang masih dijumpai di Indonesia maupun negara-negara lain yang akhirnya membuat para perempuan urung bepergian sendiri.

Namun, dua perempuan ini mencoba untuk melawan ketakutan-ketakutan itu dengan mencoba ber-solo traveling. Mereka adalah Nabilah Rifdha Elmira dan Bea Alana. Sama-sama bermula dari susahnya dapat teman traveling yang sejalan, mereka pun akhirnya memutuskan untuk bepergian seorang diri.

"Awalnya sih, alasannya gara-gara jarang banget nemu teman traveling yang gas pol rem blong. Ya karena teman-teman sudah sibuk dan merantau sendiri-sendiri. Jadi, daripada nggak traveling ya sudah gas sendiri saja. Eh, tahu-tahu ketagihan," cerita Nabilah kepada Inibaru.id.

Potret Nabilah ketika berada di perayaan Waisak di Borobudur (Nabilah Rifdha Elmira)

Perempuan berusia 20 tahun ini mulai melakukan perjalanan seorang diri sejak lulus dari SMA. Kendati masih muda, dia sudah menjajaki beberapa kota di pulau Jawa seorang diri, lo. Kota yang pernah dia sambangi antara lain Solo, Semarang, Demak, Jepara, Surabaya, Yogyakarta, dan sekitarnya.

Nabilah mengaku saat melakukan solo traveling, dia merasa mendapat kedamaian, dapat lebih mengenali diri sendiri, dan dapat berlatih menyelesaikan permasalahannya.

"Saya sering dapat pencerahan habis solo traveling. Ya, bisa buat inspirasi paper dan tugas kuliah. Kadang juga bisa buat lomba," kata mahasiswa Hubungan Internasional Universitas Diponegoro ini.

Selain bisa mendapat inspirasi, kamu juga bisa menjalin pertemanan dengan orang-orang baru yang kamu temui saat solo traveling, Millens. Hal itulah yang didapatkan Bea Alana. Solo traveler asal Bandung itu mengaku mendapat kenalan orang-orang dari berbagai macam negara.

Yap, teman dari berbagai macam negara karena perempuan kelahiran Bandung, 27 September 1989 ini sudah beberapa kali melakukan solo traveling baik di dalam maupun di luar negeri. Dia pernah mengunjungi Bali, Lombok, Baluran, Bromo, Jogja, Filipina, Kamboja, Vietnam, dan Myanmar. Wah!

Bea Alana ketika berfoto dengan whale shark (Instagram/@beasolotraveler)

Bea juga selalu mengunggah foto-fotonya ketika ber-solo traveling di akun Instagram pribadinya @beaalana dan @beasolotraveler. Selain itu, dia juga kerap menceritakan kisah perjalanannnya dalam sebuah blog Beasolotraveler.com.

Perempuan yang demen liburan ke pantai ini pernah sekali mencoba berenang bareng whale shark (hiu paus) di Oslob, Cebu, Filipina, lo. Kendati takut, Bea mencoba untuk memberanikan diri berenang bersama salah satu spesies ikan terbesar ini.

Setelah lumayan deket, ini whale shark-nya malah ikut-ikutan ngedeketin gue, mereka gede banget!! Asli gue ketakutan dan malah sempet nggak sengaja nendang salah satunya,” tulis Bea pada unggahan fotonya tentang whale shark.

Dari sekian banyak perjalanan yang dilakukannya seorang diri, Bea mengaku mendapatkan banyak pelajaran mulai dari bertemu orang baru yang memiliki latar belakang berbeda sampai belajar melihat dunia dari sisi lain.

Wah, asyik juga ya, Millens. Gimana nih, tertarik jadi solo traveler nggak? (Faidah Umu/E04)