Lihatlah Patung Raksasa dari Perunggu dan Kenanglah Sosoknya

Patung raksasa dari perunggu pelukis Tino Sidin, ukuran 1,5 kali ukuran tubuh aslinya itu telah diresmikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Ini melengkapi wisata Taman Museum Tino Sidin di Bantul, Yogyakarta.

Lihatlah Patung Raksasa dari Perunggu dan Kenanglah Sosoknya
Patung Raksasa Tino Sidin Melengkapi Wisata Edukasi di Yogyakarta (Republika/Wahyu Suryana)

Inibaru.id – Bulan Desember ini banyak tanggal merahnya ya Sobat Millens. Wah, bakal liburan panjang ini. Yuk jelajahi seluruh wisata di Yogyakarta, termasuk wisata edukasinya, biar makin pintar. Museum Taman Tino Sidin yang berada di Jalan Tino Sidin, Kabupaten Bantul, Yogyakarta ini telah diresmikan patung raksasa Tino Sidin.

Dilansir dari Tempo.co, Museum Tino Sidin sebenarnya sudah diresmikan pada tahun 2014 oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Kemudian seusai direvitalisasi, patung raksasa Tino Sidin yang berukuran 1,5 kali ukuran tubuh manusia ini telah diresmikan pada 14 Desember 2017.

Baca juga:
Kampung Adat Flores Jadi Primadona Wisatawan
Keelokan Garis-Garis Terasiring Panyaweuyan

Bagian badan patung itu dibuat dari perunggu dan diletakkan di atas susunan batu andesit berbentuk trapesium. Tino Sidin tampak tengah duduk sambil memegang kanvas kecil di tangan kirinya dan kuas di tangan kanannya. Patung tersebut tetap menunjukkan ciri khas Tino Sidin, yaitu kaca mata berbingkai tebal dan topi baretnya.

Tinggi badan Tino Sidin mencapai 162 sentimeter sedangkan patung yang dibuat dalam posisi duduk itu tingginya mencapai 165 sentimeter. Apabila posisi tubuh berdiri tingginya 2,5 sentimeter. Nggak heran sih sampai disebut dengan patung raksasa.

Museum Tino Sidin menyimpan memorabilia Tino Sidin, mulai dari koleksi baretnya yang khas, kacamata, cat, kuas yang pernah Tino Sidin gunakan. Museum ini juga menampilkan karya lukis, sketsa, memorabilia, buku, dan arisp-arsip pribadi. Ada juga koleksi foto-foto, kliping media massa, surat-surat pribadi, testimoni, selebaran peristiwa, sertifikat maupun penghargaan yang pernah diterima Tino Sidin.

Baca juga:
Dari Rumah Pohon Banyu Anyep Terhampar Keindahan
Kampung Persahabatan Bukan Kampung Biasa

Nah, untuk Sobat Millens yang berencana mengunjungi museum ini nggak perlu khawatir. Museum buka setiap hari mulai pukul 09.00 hingga 16.00 WIB. Masuk ke museum ini gratis lo, cukup mengisi buku tamu. Ya, sesekali jalan-jalan ke tempat wisata seperti museum itu bagus untuk menambah wawasan kita. (LAM/SA)