Konser Drive-in di Kota Semarang: Sedikit Kritik, tapi Banyak Pujian

Konser Drive-in di Kota Semarang: Sedikit Kritik, tapi Banyak Pujian
Para penonton menyaksikan dari atas mobil. (Inibaru.id/ Audrian F)

Para penonton konser drive-in punya berbagai macam unek-unek. Ada yang dari luar kota sampai melancarkan kritik. Tapi secara keseluruhan, mereka bahagia.

Inibaru.id - Mobil-mobil tampak berderet di Kawasan PRPP pada Rabu (29/7/2020) malam. Yap, di situlah Konser Drive-in digelar, menjadi yang pertama di Kota Semarang, bahkan Indonesia. Setelah berbulan-bulan konser ditiadakan karena pandemi, antusiasme masyarakat tentu saja membuncah.

Bahkan, nggak semua penonton konser berasal dari Semarang. Bahkan, beberapa penonton sengaja datang dari luar kota demi merasakan sensasi menonton konser yang disaksikan di dalam mobil.

Di antara mobil yang berderet, ada Bagus, seorang penonton yang mengaku berasal dari Kota Pekalongan.

“Saya memang sengaja ke sini cuma buat datang konser drive-in,” ujar lelaki 28 tahun yang datang ke konser bersama pacarnya.tersebut.

Dia berpendapat, ada baiknya konser seperti ini diteruskan dan bintang tamunya ditambah. Jadi, animo masyarakat mungkin bakal semakin tinggi.

Suara Kurang Mantap

Anak-anak pun ikut hanyut dalam keseruan konser drive-in. (Inibaru.id/ Audrian F)<br>
Anak-anak pun ikut hanyut dalam keseruan konser drive-in. (Inibaru.id/ Audrian F)

Sepelemparan batu dari Bagus, Agung Prabowo bersama kawannya tampak asyik menikmati konser di dalam mobilnya. Kendati terlihat antusias, lelaki asli Semarang ini mengeluhkan suara dari konser yang menurutnya kurang mantap.

“Nggak terlalu kedengaran sampai mobil saya,” katanya.

Menurut Agung, konser drive-in sebaiknya berbeda dengan konser biasa. Volume speaker tampaknya harus diperhatikan lagi. Jarak tontonnya kan juga nggak sebagaimana biasanya. 

Meski konser juga disalurkan lewat radio mobil, menurut dia, yang namanya konser sensasinya harus secara langsung.

"Mungkin hal (suara) tersebut bisa jadi evaluasi," tutur dia, yang segera diiyakan teman-temannya.

Penasaran dengan Konser Drive-in

Benita (kanan) penonton paling heboh pada konser drive-in. (Inibaru.id/ Audrian F)<br>
Benita (kanan) penonton paling heboh pada konser drive-in. (Inibaru.id/ Audrian F)

Agak jauh dari Agung, ada duo ibu-ibu yang tampak heboh di atas mobil. Salah seorang di antaranya bernama Benita.

Hadir ke konser ini memang diakui Benita bukan karena pengin menonton salah satu penyanyinya. Dia justru tertarik merasakan sensasi menonton konser drive-in.

“Kayak gini kan belum pernah ada ya, jadi saya ajak teman saya ini buat nonton,” kata perempuan berusia 47 tahun tersebut.

Yang makin mendorongt hasrat menonton Benita adalah diterapkannya protokol kesehatan yang mumpuni. Inilah yang membuatnya mantap datang. Bahkan, untuk kencing saja, para pengemudi harus membunyikan klakson agar dijemput petugas.

Benita menyarankan agar konser ini terus dilanjutkan.  Sebab, pada kondisi pandemi seperti ini, tampaknya masih rawan untuk menggelar segala macam bentuk keramaian.

“Apalagi saya kan orangnya emang suka  nonton konser,” tambahnya.

Dari dalam mobil. (Inibaru.id/ Audrian F)<br>
Dari dalam mobil. (Inibaru.id/ Audrian F)

Nggak hanya orang tua, anak-anak pun turut ikut hanyut dalam euforia konser drive-in. Salah satunya seperti yang diungkapkan oleh Steven. Bocah berusia 10 tahun tersebut tampak selalu mengeluarkan kepalanya lewat sunroof mobil yang dibuka.

“Nggak kelihatan kalau dari dalam,” ujar Steven.

Steven mengaku kalau nggak paham lagu-lagu yang dinyanyikan. Sebab memang lagunya bisa dibilang untuk orang dewasa. Tapi, Steven suka karena penontonya ada di mobil masing-masing.

Wah, tampaknya konser drive-in yang pertama ini cukup sukses ya, Millens. Meskipun memang masih butuh evaluasi seperti yang dikatakan oleh Agung Prabowo tadi. (Audrian F/E03)