Klenteng Pho An Thian, Tempat Memuja Dewa yang Berjasa Mengajarkan Cara Bertani

Klenteng Pho An Thian, Tempat Memuja Dewa yang Berjasa Mengajarkan Cara Bertani
Beberapa karyawan dan Pengurus Klenteng Pho An Thian mempersiapkan lampion menyambut Imlek di Klenteng Pho An Thian, Kota Pekalongan. (Info Publik)

Keberadaan tempat peribadatan Pho An Thian di tengah Kota Pekalongan adalah bukti toleransi masyarakat Kota Batik. Di tempat itu, para kaum Konghucu bersembahyang dan memohon kelancaran hidup.

Inibaru.id - Namanya Klenteng Pho An Thian. Kerap pula hanya dipanggil Klenteng Thian. Dalam Bahasa Hokian, itu berarti “istana mustika keselamatan”. Memang, keberadaan klenteng ini oleh penganut kepercayaan Konghucu diharapkan bakal memberikan perlindungan, rasa batin yang aman, nyaman, dan jauh dari pikiran buruk atau jahat.

Bangunan bersejarah peninggalan etnis Tionghoa zaman dahulu ini sekarang masih berdiri megah di Jalan Belimbing, Pekalongan. Jika kamu berjalan kaki dari Museum Batik Pekalongan, jaraknya hanya sekitar 350 meter, melewati Jembatan Loji dan Gereja Katolik Santo Petrus, langsung belok kanan. Tapi, jika kamu menaiki kendaraan, harus memutar karena jalan di depan klenteng merupakan jalur searah.

Bagian dalam Pho An Thian. (discoverpekalongan)

Jika kamu amati, klenteng yang menghadap ke arah barat daya itu menggunakan atap pelana belakang yang lebih tinggi ketimbang depan. Di atasnya ada dua pasang arca naga dan matahari di tengah. Di atap depan ada arca sepasang naga besar berebut mustika. Di bawahnya lagi ada sepasang naga kecil, burung Hong, dan seekor killin.

Di dalam klenteng yang diperkirakan sudah ada sejak tahun ke-5 Imlek ini terdapatlah altar Sin Long Tay Tee. Konon, dialah orang pertama yang menemukan cangkul, garu, dan bajak. Dewa ini juga yang senantiasa mengajarkan cara mengolah tanah, membajak sawah, dan mendapatkan garam dengan menguapkan air laut. Oleh karena itu, masyarakat etnis Tionghoa menyebutnya sebagai Sin Long alias Petani Dewa dan Bapak Pertanian.

Bagian dalam Pho An Thian. (discoverpekalongan)

Nggak cuma Sin Long, ada banyak altar dewa lain di sini. Sebut saja Kwan Kong, dewa yang terkenal karena setia, gagah dan jujur serta Khay Lam Tay Ong, orang yang berjasa menaklukan Bahu Rekso saat mangkir dari Sultan Agung.

Millens, biasanya menjelang Imlek, klenteng Pho An Thian ini mengadakan kirab dewa, berkeliling Kota Pekalongan. Jika kebetulan berada di sana di saat kirab dewa, kamu bakal melihat meriahnya acara tahunan tersebut.

Perayaan Imlek di Klenteng Pho An Thian. (Info Publik)

Seluruh dewa diarak bersama dengan riuhnya bunyi tambur serta orang-orang mengenakan aneka kostum seperti Sun Go Kong, Dewi Kwan Im dan karakter lainnya. Wisata yang menarik dan seru, deh! (IB20/E03)