Kini Kamu Bisa Ikut Salat Jemaah di Masjid Kauman Semarang, Asal..

Kini Kamu Bisa Ikut Salat Jemaah di Masjid Kauman Semarang, Asal..
Penampakan Masjid Kauman dari atas. (Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)

Mulai minggu lalu, takmir masjid Kauman Semarang sudah menggelar salat berjemaah. Siapapun boleh ikut, asal menerapkan beberapa hal di bawah ini.

Inibaru.id – Mulai minggu lalu, takmir Masjid Agung Semarang memutuskan untuk kembali menggelar salat berjemaah. Hal ini disampaikan oleh Hanif Ismail, ketua takmir masjid Kauman Semarang pada Jumat (5/6). Selepas salat Jumat, dirinya menegaskan bahwa kali itu merupakan salat Jumat kedua yang digelar oleh pihak masjid selama pandemi.

Nggak cuma salat Jumat, pihak takmir juga menegaskan bahwa salat berjemaah juga berlaku untuk salat lima waktu atau Rawatib.

“Secara agak ramai mulai Jumat kemarin karena kita lihat jemaat salat zuhur selalu banyak orang,” tutur Hanif.

Dalam memutuskan hal ini, dirinya mengaku telah berkoordinasi dengan pemerintah Kota Semarang dan dinas kesehatan sehingga salat Jemaah yang diselenggarakan harus mengikuti protokol kesehatan yang berlaku.

Pos cek suhu tubuh. (Inibaru.id/ Zulfa Anisah)
Pos cek suhu tubuh. (Inibaru.id/ Zulfa Anisah)

“Kita sudah konsultasi ke pak wali dan dinkes, monggo kalau menyelenggarakan salat Jumat tapi dibatasi jemaahnya dan menjaga protokoler kesehatan,” tambahnya.

Untuk itu, dia menjabarkan beberapa protokol kesehatan yang wajib dipatuhi oleh para jemaah. Pertama, sebelum memasuki masjid, jemaah harus sudah mengenakan masker. Kemudian jemaah bakal diukur suhu badannya oleh petugas masjid terlebih dahulu dan masuk melalui pintu yang sama, satu pintu.

Kedua, jemaah akan diarahkan untuk mencuci tangan dengan sabun di tempat wudu, atau menggunakan hand sanitizer sebagai pengganti sabun. Pastikan jemaah juga membawa alat ibadah berupa sejadah atau mukena sendiri.

Jaga jarakmu! (Inibaru.id/ Zulfa Anisah)
Jaga jarakmu! (Inibaru.id/ Zulfa Anisah)

Keempat, saat salat jemaah diharuskan untuk mengisi saf yang sudah diberi tanda oleh takmir masjid. Pun di depan masjid sudah terdapat peringatan agar memberi jarak minimal 1,5 m antarjemaah.

“Kita buka pintu per pintu sampai penuh hingga belakang. Supaya saf jemaah juga rapi,” tegas Hanif.

Bawa alat ibadahmu sendiri ya! (Inibaru.id/ Zulfa Anisah)
Bawa alat ibadahmu sendiri ya! (Inibaru.id/ Zulfa Anisah)

Kelima, jika perlu, bawa kantung untuk menyimpan alas kaki. Kalau lupa, kamu bisa menghubungi petugas untuk meminjam kantong supaya menyimpan barang pribadimu. Hal ini dimaksudkan agar jemaah tak perlu berkerumun di depan serambi untuk mengambil alas kaki.

Tentu bukan hal yang sulit dilakukan kan, Millens? Jika kamu mantap, nggak ada salahnya datang salat ke sana tanpa meninggalkan protokol kesehatan yang berlaku. (Zulfa Anisah/E05)