Kembali Dibuka, Yuk Intip Penerapan Protokol Kesehatan di Basecamp Mawar!

Kembali Dibuka, Yuk Intip Penerapan Protokol Kesehatan di Basecamp Mawar!
Beri jarak saat membangun tenda ya! (Inibaru.id/ Zulfa Anisah)

Kembali dibuka pada pertengahan Juni lalu, basecamp Mawar kini menerapkan berbagai protokol kesehatan. Lalu apa saja yang harus dipersiapkan dan dipatuhi pengunjung?  

Inibaru.id - Siapa yang sudah rindu menikmati hawa dingin di Basecamp Mawar? Yap, lokasi ini jadi salah satu favorit untuk merayakan akhir pekan. Namun akibat pandemi, lokasi wisata ini sempat ditutup hampir empat bulan lamanya. Kini, atas pertimbangan pengelola, kawasan ini mulai dibuka untuk umum.

Eits jangan buru-buru, sebelum datang ke sana, ada baiknya kamu tahu protokol kesehatan yang diterapkan. Arun Muhtarom, Ketua Sapala (Solidaritas Anak Kampung Peduli Lingkungan) yang dipercaya untuk mengelola kawasan Basecamp Mawar mengungkapkan bahwa kini pengelola hanya memperbolehkan pengunjung untuk camping saja. Jadi buatmu yang pengin muncak ke Ungaran, tahan dulu ya!

Beberapa kilometer sebelum memasuki kawasan Umbul Sidomukti, kamu bakal ditodong dengan thermo gun. Oh ya, jangan lupakan maskermu jika kamu nggak mau disuruh untuk putar balik. Setelah sampai di area camp, bakal ada petugas yang mengingatkan kamu untuk cuci tangan. Baru deh kamu bisa daftar. Jangan sepelekan hal satu ini jika kamu nggak pengin kena bentakan mereka, haha!

Jangan lupa pakai maskermu ya! (Inibaru.id/ Zulfa Anisah)
Jangan lupa pakai maskermu ya! (Inibaru.id/ Zulfa Anisah)

Nggak cuma itu, menurut Arun, pengunjung cuma bisa masuk ke kawasan Basecamp Mawar maksimal pukul 19.00 WIB. Sedangkan di pagi harinya pengunjung harus meninggalkan lokasi pukul 10.00 WIB.

“Kita tutup portal Umbul Sidomukti dan Mawar jam 7 malam dan jam 10 harus checkout,” ungkap Arun.

Sterilisasi area camping bakal dilakukan oleh pengelola saat semua pengunjung angkat kaki. Sementara itu beberapa area utama seperti pusat informasi dan bangunan lainnya bakal disterilisasi tiap beberapa jam.

Selain hal tersebut, pembatasan pengunjung tetap dilakukan. Setiap harinya pengelola hanya menyediakan kuota untuk pendirian 60 tenda dengan kapasitas 3-4 orang per tenda. Jadi pastikan jika kamu dalam rombongan besar, tendamu juga harus besar ya.

Sterilisasi area camp dan bangunan. (Inibaru.id/ Zulfa Anisah)
Sterilisasi area camp dan bangunan. (Inibaru.id/ Zulfa Anisah)

Kalau kamu nggak mau kena semprot petugas, jangan bangun tenda berdekatan dengan yang lain ya. Petugas akan berkeliling setiap jam.

“Tidak ada jarak antartenda, tapi kami kontrol setiap jam, jika ada yang berdekatan kami pindah,” jelas Arun.

Yuk sama-sama patuhi protokol kesehatan yang berlaku! (Zulfa Anisah/E05)