Ke Borobudur? Jangan Lewatkan Berkunjung Ke Objek Wisata Alternatif di Sekitarnya

Popularitas Candi Borobudur memang sudah mendunia. Menjadi salah satu destinasi utama wisatawan, nggak ada salahnya untuk berwisata ke destinasi lain di sekitar Candi Borobudur, tepatnya ke daerah Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Pasalnya ada banyak alternatif objek wisata kece yang nggak kalah menarik, lo.

Ke Borobudur? Jangan Lewatkan Berkunjung Ke Objek Wisata Alternatif di Sekitarnya
Gua Kidang Kencana (blog.reservasi.com)

Inibaru.id – Candi Borobudur menjadi salah satu destinasi utama untuk dikunjungi. Namanya yang sudah mendunia menjadikan candi tersebut kini dimanfaatkan oleh Pemerintah Kabupaten Kulonprogo, DIY, setempat untuk mendorong para wisatawan juga melirik dan berkunjung ke tempat lain yang nggak kalah indah dan menarik di sekitar candi tersebut.

Jadi, jika berkunjung ke Candi Borobudur belum membuatmu puas, maka akan ada banyak objek wisata lainnya yang bisa jadi pilihan. Apa saja itu?

Beberapa objek wisata yang sedang dipersiapkan Kabupaten Kulonprogo antara lain Waduk Sermo, Kalibiru, Gua Kidang, Gunung Gajah, Pule Payung, Tuk Mudal, Kedung Pedut, Ayunan Langit, Gua Suplayan, Nglinggo, Suroloyo dan destinasi wisata religi Sedangsono. Wah, cukup banyak bukan?

Perlu kamu tahu, pengembangan objek wisata tersebut, selain memiliki daya tarik tersendiri juga dilakukan untuk menyambut pengoperasian bandara dan kawasan Borobudur. Yap, mengutip beritagar.id (4/2/2018), akan ada bandara baru yaitu New Yogyakarta International Airport (NYIA) yang pembangunannya ditargetkan selesai pada April 2019.

Baca juga:
Jejak Syekh Jangkung di Sebuah Rumah Joglo
Pesona Senja di Pantai Kertomulyo, Pati

Nah, biar kamu nggak penasaran, berikut ini ada beberapa uraian lima dari 12 tempat wisata alternatif yang sedang dikembangkan tersebut.

Waduk Sermo

Lokasi waduk ini ada di Dusun Sermo, Desa Hargowilis, Kecamatan Kokap, Kabupaten Kulonprogo. Di sini, kamu bisa melihat keindahan di sekitar waduk dengan berkeliling naik perahu. Kamu cukup merogoh kocek Rp 10 ribu per orang untuk berkeliling naik perahu. Cukup murah, bukan? Selain itu, kamu juga bisa berfoto di beberapa titik di sekitar waduk yang memiliki luas sekitar 157 hektar tersebut.

Gua Kidang Kencana

Objek wisata yang satu ini cocok buat kamu yang menyukai liburan menantang. Memasuki Gua Kidang Kencana, kamu akan disuguhi pemandangan ornamen-ornamen karst alam dengan berbagai bentuk. Di dalam gua, kamu dapat melihat karst alam mirip Ringin Kurung yang merupakan batuan kapur besar menyerupai pohon beringin lebat, serta ada bebatuan yang menyerupai kentungan.

Selain itu kamu juga bisa menemukan Selangit, yaitu ruangan luas yang ada di area gua. Juga ada bebatuan alami menyerupai stupa candi, yaitu Candi Sewu. Juga ada Soko Bentet, tiang gua hasil penyatuan stalaktit dan stalagmit. Lalu, ada Bungkus Angkrem yang merupakan batu besar menyerupai bentuk hati, serta Langit Kuntoro, Bulus dan Pancoran. Hmmm, jadi penasaran pengin melihatnya secara langsung.

Kedung Pedut

Siapa yang nggak ingin melihat pelangi? Memiliki warna yang indah, kamu bisa datang ke Kedung Pedut untuk melihat pelangi. Berada di Desa Kembang, Jatimulyo, Girimulyo, Kulon Progo, di Kedung Pedut ada air terjun yang dikenal dengan fenomena pelanginya yang muncul dari percikan air terjun yang terkena sinar matahari. Apakah hanya itu saja? Tentu saja saja nggak dong.

Selain pelangi, kamu juga masih bisa menemukan capung, kupu-kupu, dan burung seperti Jenggot, Serpu dan Sulingan. Semakin menambah keseruan berwisata ke Kedung Pedut, tersedia juga wahana flying fox dan kegiatan menyusuri sungai. Bahkan kalau mau, kamu bisa bahan bisa berkemah di area ini, lo.

Oya, air terjun di Kedung Pedut terdiri atas beberapa tipe. Kedung Merak misalnya digunakan untuk mandi. Sedangkan bagi yang ingin melompat, bisa ke Kedung Merang. Seru, bukan?

Ayunan Langit Watu Jaran

Menjadi salah satu destinasi wisata unik di sekitar Borobudur, di sini kamu bisa mencoba naik ayunan dengan ketinggian 800 meter di atas permukaan laut (mdpl). Wah, tinggi sekali ya?

Ya, pasalnya ayunan itu berayun di atas jurang. Jadi, ayunan tersebut tersambung dengan tiang pancang setinggi 10 meter yang ada di pinggir tebing setinggi 800 meter. Tapi tenang saja, meski berada di atas jurang, ayunan ini aman untuk digunakan kok. Karena sudah ada pembinaan dari SAR Yogyakarta. Tertarik untuk mencobanya?

Nggak hanya menantang keberanianmu saja, Ayunan Langit Watu Jaran ini juga menawarkan keasrian alam dan pemandangan Perbukitan Menoreh. Banyak spot yang bagus untuk berswafoto, lo.

Sendang Sono

Menjadi alternatif wisata religi, di Yogyakarta ada Gua Maria berukuran besar yang dipersembahkan oleh Ratu Spanyol. Uniknya, di area gua ini terdapat mata air di bawah pohon sono yang biasanya digunakan pengunjung untuk membasuh wajah atau membawa pulang airnya yang telah didoakan.

Baca juga:
Mau Berselancar atau Berkuda? Ke Pantai Widarapayung Yuk!
Memburu Sunrise di Puncak Gunung Kunir, Purworejo

Meski identik sebagai tempat peziarahan umat Katolik, tetapi Gua Maria terbuka untuk masyarakat luas. Jadi meski nggak beragama Katolik, kamu bisa tetap berkunjung ke Gua Maria. Selain ada Gua Maria, di kawasan Sendang Sono juga ada bangunan dan taman yang dirancang oleh Romo Mangun dengan konsep menyatu dengan alam.

Jadi, buat kamu yang menjadi penggemar arsitektur karya Romo Mangun, berkunjung ke Sendang Sono bisa menjadi pilihan menarik.

Nah, itu tadi beberapa objek wisata alternatif dekat Candi Borobudur. Bagaimana, Sobat Millens tertarik untuk berkunjung? (ALE/SA)