Jelmaan Cucu Raja Jayabaya, Pohon Ketos Keramat di Klaten

Jelmaan Cucu Raja Jayabaya, Pohon Ketos Keramat di Klaten
Pohon Ketos di Klaten. (nadialutfianamawarni.wordpress)

Inibaru.id – Dusun Mbero di Desa Palar, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Klaten, adalah salah satu tempat terkenal untuk banyak orang melakukan ritual pesugihan. Di dusun ini, ada Pohon Kretos yang dikeramatkan warga. Pohon yang konon berusia 500 tahun ini sering dikunjungi orang-orang yang pengin melakukan ritual pesugihan tuyul.

Sejarah pohon ini ternyata cukup unik, lo. Ada cerita yang menyebutkan bahwa pohon ketos keramat adalah jelmaan raga Eyang Bondho. Eyang Bondho merupakan cucu Raja Jayabaya dari Kerajaan Kediri.

Pada hari-hari tertentu, Eyang Bondho dipercaya muncul dengan wujud berupa rakit di sekitar tempat tersebut. Karena itulah dia juga dijuluki “Gethek Bero” oleh warga setempat.

Saat hendak melakukan ritual pesugihan, pengunjung harus melakukan beberapa syarat supaya Eyang Bondho yang sudah berwujud pohon ketos bersedia membantu. Peziarah harus menyediakan garang asem, pisang raja, teh manis, kembang setaman, dan kendurian selama tujuh malam Jumat secara berturut-turut.

Selain menyajikan sesajian, peziarah juga harus mengontrol emosi mereka selama itu. Biasanya, juru kunci akan membimbing peziarah supaya tujuan mereka tercapai.

Meski terkesan aneh, pesugihan masih dilakukan banyak orang di era internet seperti sekarang. Kamu boleh percaya atau nggak, yang jelas selalu hormati kepercayaan orang lain.

Kalau nggak percaya dengan hal-hal mistis, berusahalah dengan keras supaya kesuksesan mengikutimu. Sepakat kan? (IB15/E03)