Ikut Keseruan Pesta Pantai, Tenggelam dalam Motif Bunga-Bunga
Para penonton "Pesta Pantai" menikmati embusan angin laut saat matahari terbenam. (Inibaru.id/ Audrian F)

Ikut Keseruan Pesta Pantai, Tenggelam dalam Motif Bunga-Bunga

Meskipun Souljah dan Fiersa Besari baru beraksi pada malam hari, para fans sudah ramai pada sore harinya. Aksi panggung musikus lokal ditambah panorama pantai sore hari jelas mengesankan. Belum lagi outfit lucu yang membuat acara Pesta Pantai makin unik.

Inibaru.id - Kamu pernah membayangkan jika konser diadakan di bibir pantai? Bernyanyi mengikuti musik para idola dengan ditemani sembribit angin laut. Duh, pasti menyenangkan ya.

Seperti itulah suasana acara “Pesta Pantai” yang diadakan di halaman Marina Convention Center pada Jumat (15/11). Acara tersebut terbilang unik, Millens. Sebab penonton yang datang nggak dipungut biaya. Cukup memakai baju pantai sebagai ganti HTM-nya. Seru kan?

Suasana penonton Pesta Pan=tai di bibir pantai Marina. (Inibaru.id/ Audrian F)

Perkara memakai baju bertema pantai tentu nggak sulit. Buktinya seluruh penonton tampak keren dengan outfit bertema pantainya. Tahun lalu pun, syarat ini diberlakukan. Jadi, sepertinya para penonton yang sebagian besar merupakan orang Kota Semarang ini sudah paham.

Saya perhatikan motif baju pantai yang dipakai penonton laki-laki hampir sama; bunga-bunga. Sedang tren barangkali. Berbeda dengan motif yang dipakai kaum hawa. Pakaian mereka lebih variatif. Saya harus mengakui selera fesyen perempuan lebih oke. Mereka membaur menikmati alunan lagu para musikus lokal dan embusan angin pantai yang membius.

MC Pesta Pantai menyapa penonton.(Inibaru.id/ Audrian F)

Ide memakai baju pantai sebagai dresscode disambut baik para penonton. Salah satunya Oktrabrian. Mahasiswa jurusan Manajemen Unisbank ini senang dengan tema pakaian.

“Unik banget pada pakai baju pantai. Kalau seperti ini jadi lebih leluasa pergerakannya kalau mau nonton konser nanti,” ujar Oktabrian yang sedang berkumpul bersama teman-temannya.

Setali tiga uang dengan Oktabrian, Anggi Fatmawati juga mengungkapkan kegembiraannya. “Senang lihat outfit orang-orang. Lucu-lucu. Biasanya kalau konser bajunya pada keren-keren, kalau sekarang ya tetep keren sih, tapi kelihatan simpel aja gitu,” ucap perempuan 19 tahun itu.

Keceriaan penonton "Pesta Pantai" di malam hari. (Inibaru.id/ Audrian F)

Dalam kemeriahan konser, saya bertemu Tangguh. Dia merupakan salah seorang anggota dari komunitas vespa yang memang diundang di acara tersebut. Meski wajahnya tampak garang dengan postur tinggi dan tegap, Tangguh sangat asyik diajak ngobrol.

Dia mengaku senang bisa datang ke “Pesta Pantai” karena bisa berkumpul bersama komunitas motornya. Konsep outfit ini juga menarik buatnya karena memungkinkan tubuh besarnya bergerak dengan leluasa. “Saya nggak terlalu tertarik ke acara musiknya. Tapi lebih senang bertemu kawan-kawan lama komunitas yang sudah jarang bertemu. Konsep pakiannya pun saya suka banget,” pungkas lelaki yang baru putus cinta itu.

Apa pun alasan penonton untuk datang, nyatanya ide-ide segar dalam menyelenggarakan acara musik sangat dibutuhkan. Eh, kemarin kamu nonton juga nggak, Millens? (Audrian F/E05)