Setelah Lopisan di Pekalongan, Gebyuran di Welo River Petungkriyono Bisa Jadi Pilihan Menarik!

Setelah berebut lopis di Pekalongan, saatnya berlibur. Satu tempat yang menarik untuk kamu datangi adalah Welo River. Gebyuran di sana pasti menarik!

Setelah Lopisan di Pekalongan, Gebyuran di Welo River Petungkriyono Bisa Jadi Pilihan Menarik!
Gebyuran asyik di Welo River menjadi alternatif wisata saat berkunjung ke Pekalongan. (Ampuhkurniawan.wordpress)

Inibaru.id – Syawalan atau tradisi menyambut hari ke-7 bulan Syawal di Pekalongan diperingati dengan menggelar Lopisan atau tradisi mengarak kue lopis berukuran jumbo. Adakah yang berkunjung ke sana? Usai mengikuti Lopisan, kamu bisa menyegarkan diri dengan gebyuran di Welo River Petungkriyono, lo.

Berlokasi di Desa Kayupuring, Kecamatan Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan, kamu bisa melakukan river tubing, river tracking dan body rafting di sana. Tertarik? Mari merapat!

Gerbang masuk menuju objek Welo River yang lokasinya rindang. (cintapekalongan.com)

Welo River berada nggak jauh dari Jembatan Sipingit yang merupakan terusan dari Sungai Welo Asri. Dari pusat kota, kamu hanya membutuhkan waktu sekitar 45 menit. Lumayan jauh, tapi tempat tersebut cukup mudah dijangkau, kok.

Biaya yang dibanderol untuk menikmati fasilitas di sana juga nggak terlalu mahal, Millens. Untuk bermain river tubing, kamu perlu merogoh kocek sekitar Rp 75 ribu per orang, sedangkan untuk river tracking sekita 60 ribu per orang,

Sementara, kalau kamu pengin menikmati body rafting, kamu bakal dikenai tarif  Rp 35 ribu per orang. Nggak punya pelampung? Pengelola juga menyewakan pelampung dan ban seharga Rp 10 ribu per orang. 

Rasakan sensasi seru river tubing bareng keluarga atau temanmu yang bernyali tinggi! (potraitnusantara.com)

Mumpung libur Lebaran belum kelar, nggak ada salahnya, lo, manjakan diri di Welo River. Kamu yang nggak pengin basah-basahan juga bisa tetap menikmati lokawisata ini, karena banyak spot foto menarik untuk kamu jelajahi. So, worth to try, eh? (IB23/E03)