Dulu Rumah Para Anak Raja, Kini Dusun Tembi Jadi Desa Wisata

Dulu Rumah Para Anak Raja, Kini Dusun Tembi Jadi Desa Wisata
Seniman-seniman perempuan Dusun Tembi tengah bermain gamelan. (gpswisataindonesia.files.wordpress.com)

Dusun Tembi dikenal sebagai dusun yang begitu lekat dengan budaya Jawa. Sebelum menjadi desa wisata, dusun ini punya sejarah yang menarik dengan Kesultanan Ngayogyakarta. Hm, apa sih hubungan Dusun Tembi dengan penguasa?

Inibaru.id – Dusun Tembi telah dikenal sebagai salah satu pusat studi budaya Jawa di Yogyakarta. Kentalnya budaya Jawa di dusun yang berada di Desa Timbulharjo, Kecamatan Sewon, Kabupaten Bantul ini nggak lepas dari sejarahnya di masa lampau.

Sebelum menjelma desa wisata, tempatnya ini rupanya menjadi tempat yang penting bagi Kesultanan Ngayogyakarta. Dusun Tembi merupakan tempat penitipan anak-anak sultan. Konon, di sanalah anak-anak sultan diasuh para abdi dalem.

Bicara tentang asal-usul penamaannya, kata “tembi” diambil dari kata “nembe” dalam bahasa Jawa. “Nembe” dalam bahasa Indonesia berarti “baru saja”. Kata ini kerap digunakan warga untuk saling menyapa dengan kalimat, “Nembe rawuh nggih?”. Hm, sejarah yang cukup unik ya.

Arsitektur bangunannya kental dengan nuansa Jawa, kan? (jogjatourwisata.id)

Lantaran alam pedesaan ini begitu memesona, seorang lelaki bernama Warwick Pusen Larsen kemudian memutuskan untuk mengembangkan bisnis penginapan di sana.

Ide lelaki asal Australia ini kemudian mendorong warga untuk turut mengembangkan pariwisata mereka. Entah benar atau tidak, mitos kemudian muncul di sana. Konon, siapapun yang menginap di Dusun Tembi bakalan bisa menjadi raja. Duh, ada-ada saja ya. Ha-ha.

Kalau kamu menyukai pesona pedesaan, sebaiknya luangkan waktu untuk berlibur ke desa ini. Pikiran yang semrawut bisa ditenangkan dengan bersantai sejenak di sana. Yuk, cek dulu agendamu dan segera atur liburanmu ke Dusun Tembi. (IB15/E03)