Desa Ngargogondo, Desa Penghasil Durian Montong dan Tokong di Magelang

Desa Ngargogondo, Desa Penghasil Durian Montong dan Tokong di Magelang
Durian montong. (Rumahtanaman)

Inibaru.id – Bagi sebagian orang, durian merupakan buah yang nggak bisa mereka makan lantaran baunya yang tajam. Namun, bagi sebagian orang lagi, buah ini menjadi favorit karena rasanya yang khas. Kalau kamu pengin menanam pohon durian, sebaiknya mampirlah ke Desa Ngargogondo. Desa yang berada di Kecamatan Borobudur, Magelang ini menjadi salah satu pusat pembibitan durian montong dan tokong.

Pembibitan durian ini sudah terkenal hingga ke luar Pulau Jawa, lo. Zamroni dan Sugeng yang merupakan pemilik pusat pembibitan ini mengatakan mereka pernah menerima pesanan sebanyak 15 ribu bibit durian. Pesanan itu datang dari Pulau Sumatera dan mereka kini merambah ke pulau lain.

Selain menjadi pusat pembibitan durian, Desa Ngargogondo juga menjadi pusat pembuatan kerajinan krombong bambu. Krombong bambu biasanya digunakan sebagai bagasi sepeda motor. “Bagasi” tradisional ini biasanya digunakan untuk mengangkut barang dagangan hingga rumput pakan ternak. Menggunakan kayu mahoni sebagai campurannya, krombong bambu biasanya bisa awet hingga lima tahun, lo.

Itu saja? Tunggu dulu. Kamu yang pengin belajar bahasa Jawa dan Kawi, bisa belajar di sana, lo. Desa ini membuka Padepokan Desa Bahasa yang menjadi pusat pembelajaran anak-anak hingga orang dewasa. Kalau kamu punya teman dari luar negeri yang pengin bisa bahasa Jawa, nggak ada salahnya mengajak dia bergabung di kelas ini.

Desa Ngargogondo nggak kalah mengasyikkan dengan desa wisata lain, kan? Yang penting, meski durian desa ini begitu lezat, kamu tetap harus mengontrol makanmu. Nggak pengin kan setelah makan durian malah sakit perut? Jadi, jangan berlebihan mengonsumsinya ya. (IB15)