Dari Wisata Kuliner hingga Wisata Edukatif, Semua Ada di Jejamuran Yogyakarta

Dari Wisata Kuliner hingga Wisata Edukatif, Semua Ada di Jejamuran Yogyakarta
Salah satu spot foto di Jejamuran. (Inibaru.id/ Artika Sari)

Pernah mendengar Restoran Jejamuran? Yap, restoran satu ini memang sudah hit banget di Yogyakarta. Selain menjadi favorit dengan olahan jamurnya, restoran tersebut juga menawarkan agrowisata yang menarik, lo. Apa saja yang ditawarkan?

Inibaru.id – Health Line pernah mengungkapkan, jamur merupakan bahan makanan rendah kalori yang kaya akan protein, serat, vitamin, serta mineral. Kalau pandai mengolahnya, makanan yang mengandung antioksidan, selenium, polisakarida, dan vitamin D2 juga bisa dimasak dalam pelbagai masakan, seperti jamur krispi, satai, hingga rendang.

Buat kamu yang tinggal di Yogyakarta, pasti tahu, dong, kalau di sana ada satu restoran hit yang menyajikan menu-menu makanan berbahan jamur? Yap, betul, Jejamuran namanya. Nggak hanya untuk menikmati makanan, kamu bahkan bisa mengenal jamur lebih dekat di restoran berkonsep agrowisata itu.

https://hargamenuresto.com/wp-content/uploads/2017/03/menu-jejamuran.jpg

menu di Jejamuran. (hargamenuresto)

Terdapat sekurangnya 20 menu "jamur" di restoran yang berada di Jalan Pandowoharjo Niron RT 01 RW 20 Desa Pandowoharjo, Kecamatan Sleman, itu. Dengan rentang harga antara Rp 3.000 sampai Rp 20.000, nggak heran kalau Jejamuran selalu ramai didatangi pengunjung.

Makan di luar ruangan juga bisa. (Inibaru.id/ Artika Sari)

Kamu bisa memilih makan di area dalam alias indoor atau di luar (outdoor). Keduanya sama-sama mengasyikkan kok. Kemudian, sembari menunggu pesanan, kamu bisa jalan-jalan ke sekitar agrowisata untuk mengenal lebih jauh tentang jamur, mulai dari cara tumbuhnya hingga jenis-jenisnya.

Jenis-jenis jamur inilah yang diolah menjadi masakan di Jejamuran. (Inibaru.id/ Artika Sari)

Yap, kamu bisa menyaksikan berderet-deret baglog yang ditumbuhi jamur berbagai jenis. Jamur-jamur tersebut yang nantinya diolah untuk disajikan di Jejamuran.

Atau, kalau pengin mempelajari jamur lebih lengkap, kamu bisa ikut tur ke perkebunan jamur yang mereka miliki. Untuk menjangkau perkebunan, bakal ada "odong-odong" khusus yang akan mengangkutmu ke sana. Caranya? Kamu tiggal menghubungi marketing mereka untuk menanyakan berapa biayanya. Cek di Instagram @Jejamuran.id, ya.

Selain berkunjung ke agrowisata, kamu juga bisa menghabiskan waktumu dengan mencelupkan kaki di kolam berisi ikan-ikan garra rufa. Nantinya, ikan-ikan itu bakal menggigit kakimu, kemudian memakan sel-sel mati di kakimu. Hm, geli-geli gimana gitu! Ha-ha.

Sambil menunggu makanan datang, pijat ikan dulu di kolam ini. (Inibaru.id/ Artika Sari)

Fasilitas Lengkap

Buat kamu yang pengin makan sekaligus berlibur bareng keluarga, nggak salah kalau berkunjung ke Jejamuran. Yap, restoran yang telah memenangkan sejumlah penghargaan sebagai tempat makan terbaik itu dijamin bakal cukup bisa mengakomodasi segala usia, Millens!

Rak berisi aneka jamur ini sering menjadi salah satu spot foto di Jejamuran. (Inibaru.id/ Artika Sari)

Untuk mengakomodasi eksistensi anak muda seperti kita, Jejamuran juga menyediakan banyak spot foto yang menarik, lo. Selain itu, fasilitas seperti live music juga ada. Kamu yang Muslim juga nggak perlu bingung kalau pengin beribadah, karena Jejamuran telah menyediakannya.

Oleh-oleh khas Jejamuran bisa kamu beli di minimarket ini, lo. (Inibaru.id/ Artika Sari)

Pengin bawa oleh-oleh untuk orang rumah? Mampir saja ke minimarketnya. Di sana, kamu bisa membeli aneka jamur krispi dan bumbu jamur dengan harga yang murah. Per bumbu jamur dibandrol dengan harga Rp Rp 17 ribu hingga Rp 20 ribu saja.

Sementara itu, jamur krispi dalam kemasan dibandrol sekitar Rp 30 ribu hingga Rp 40 ribu. Minimarket ini juga menjual kaos dan topi ala Jejamuran. Cukup komplet, kan?

Sebelum membeli, coba dulu rasanya di sini. (Inibaru.id/ Artika Sari)

Kamu yang bingung menghabiskan akhir pekanmu ke mana, bisa banget menjadikan Jejamuran sebagai referensi liburanmu. Ngajak keluarga atau sahabat tentu bakal lebih seru. Di sana, perut kenyang, hati pun senang. He-he. (Artika Sari/E03)