Dari Kuliner hingga Alam, Pesona Wisata di Bentang Bukit Karst Kebumen

Dari Kuliner hingga Alam, Pesona Wisata di Bentang Bukit Karst Kebumen
Bukit Sianco, salah satu spot menarik yang harus kamu kunjungi saat berada di Kebumen. (Explorewisata)

Kebumen menyajikan pelbagai wisata yang menarik untuk kamu sambangi. Dilintasi pegunungan karst membuat topografi kabupaten di pesisir selatan Jateng itu dipenuhi pelbagai wisata gua dan air terjun. Itu saja?

Inibaru.id – Mendengar nama Kebumen, ingatan yang terlintas adalah deretan perbukitan karst yang berpadu dengan pantai selatan dengan tebing-tebing tingginya yang menawan. Tak lupa, ada pula menu kulinernya yang legendaris, yakni sate ambal.

Menjadi salah satu kabupaten yang berada di sisi selatan Jawa Tengah, Kabupaten Kebumen memang memiliki potensi wisata yang cukup besar. Deretan perbukitan karst yang terbentang lebar membuat kota tersebut dipenuhi lokawisata menarik seperti gua dan air terjun.

Goa Jatijajar dan Goa Barat adalah lokawisata yang begitu dikenal masyarakat, nggak hanya pelancong setempat, tapi juga wisatawan di Indonesia, bahkan mancanegara. Lokasi keduanya yang berdekatan juga membuat kedua gua dijadikan sebagai bagian dari paket wisata.

(Baca Juga: Sajian Alam dan Legenda di Dalam Goa Jatijajar)

https://www.inibaru.id/media-files/nuploads/1/umum/goa%20jatijajar%202.jpg

Goa Jatijajar. (cukuptaulah.blogspot.com)

Goa Jatijajar lebih dikenal traveler karena tempatnya yang sudah dilengkapi dengan lampu-lampu. Patung-patung yang berada di dalamnya juga menjadi kisah yang sayang untuk dilewatkan.

Sementara, Goa Barat lebih dikenal sebagai gua 100 air terjun karena banyaknya air terjun di dalam gua yang menawan. Dengan keberadaan zona gelap yang jauh lebih banyak dari zona terang, serta medan berair dan berlumpur yang mengiringi caving di sana, wisata ini cocok untuk para petualang.

Kemudian, selain gua, Kebumen juga dipenuhi dengan lokawisata air berupa deretan air terjun yang harus kamu kunjungi kalau sedang berkunjung ke kota tersebut, salah satunya Curug Sawangan. Di sana, nggak hanya air terjun yang bisa kamu nikmati, tapi juga gua dan pantai yang menjadi satu.

(Baca Juga: Dimuntahkan dari Mulut Gua, Curug Sawangan Langsung Mengalir Menuju Pantai)

https://www.inibaru.id/uploads/sawangan.jpg

Curug Sawangan. (Twitter/lintaskebumen)

Oya, Kebumen yang berada di pesisir selatan juga memiliki pantai yang nggak kalah menawan, di antaranya Pantai Menganti. Di sana, kamu bisa menikmati suara debur ombak dari tebing yang tinggi sekaligus berswafoto di ketinggian. Mengasyikkan, bukan?

Lelah berwisata alam, saatnya wisata kuliner. Salah satu kuliner legendaris yang perlu kamu coba adalah Sate Ambal. Agak berbeda, satai ayam dari Desa Ambal itu menggunakan bumbu atau sambal yang diolah dari tempe. Rasanya? Silakan dicicipi sendiri.

(Baca Juga: Sambal Tempe Khas Kebumen Jadi Pembeda Satai Ambal dengan Kuliner Sejenis Lainnya)

https://2.bp.blogspot.com/-KR8dsMsL7BY/WWg65G9ldFI/AAAAAAAAAL4/g99YhRV8dGsN5kP7e-3Z6iGX28gs5whNQCLcBGAs/s1600/sate%2Bambal%2Bjalan%2Bpahlawan.jpg

Sate Ambal, kuliner legendaris dari Kebumen. (Kebumen How?)

Sudah kenyang? Saatnya berburu oleh-oleh! Kamu bisa membeli batik khas Kebumen di Desa Gemeksekti. Di sana, kamu bakal menemukan batik yang agak berbeda dari batik Solo, Yogyakarta, atau Pekalongan.

Batik Kebumen menggunakan empat pewarnaan, berbeda dengan batik lain yang biasanya hanya dua pewarnaan. Ini tentu menarik, karena motif batik yang dihasilkan pun jadi lebih berwarna.

(Baca Juga: Paduan Empat Warna dengan Motif Keseharian Masyarakat Jadikan Batik Kebumen Begitu Khas)

Sehari mengunjungi Kebumen sudah barang tentu nggak bakal kelar menyambangi semuanya. Kamu bisa menginap di sekitar kota atau menjadikan rumah warga untuk menumpang tidur. Atau, bisa juga camping di Jembangan View sekaligus berwisata air di sana keesokan harinya.

Gimana, Kebumen tampak menarik untuk dikunjungi? Maka, agendakanlah akhir pekan ini ke tempat tersebut. Siapa tahu bisa nemu gebetan di sana! Ha-ha. (IB20/E03)