Dari Wisata Air hingga Kuliner, Semua Ada di Desa Kumejing Wonosobo

Dari Wisata Air hingga Kuliner, Semua Ada di Desa Kumejing Wonosobo
Keindahan panorama Desa Kumejing, Kecamatan Wadaslintang, Wonosobo. (Instagram/arman_z.o_o)

Dulu, Kumejing adalah desa tertinggal. Sekarang, salah satu desa di Kecamatan Wadaslintang itu jadi tempat yang banyak dikunjungi wisatawan karena pesona alam dan keramahan warganya.

Inibaru.id - Terbiasa mengisi liburan dengan datang ke konser musik atau ke pusat perbelanjaan, pernahkah kamu merencanakan berkunjung ke tempat yang jauh dari kesan kemewahan dan keriuhan kota?

Nah, kali ini kita bakal sedikit membahas tentang sebuah tempat yang tenang, masih kental dengan budaya, dan semoga kamu akhirnya jatuh cinta ya, Millens!

Di pelosok Kabupaten Wonosobo, ada sebuah desa yang dulunya terisolasi karena sulit banget untuk dijangkau. Untuk bisa ke sana, masyarakat harus berlayar menggunakan perahu disel melewati Waduk Wadaslintang sekitar 20 menit. Namanya Desa Kumejing yang ada di Kecamatan Wadaslintang, Wonosobo.

Pesona Kumejing menjadi "branding" Desa Kumejing. (Instagram/pesonakumejing)

Meski dulu merupakan desa tertinggal, kini semua pihak yang ada di situ sedang melakukan banyak pembenahan dan mengembangkan potensi wisata, baik wisata air, seni-budaya, kuliner, hingga religi.

Pantas saja hal itu dilakukan sih, soalnya kawasan itu mempunyai potensi besar untuk menjadi lokasi wisata yang indah.

Pada bagian tepi waduk, misalnya, kamu bisa melihat hamparan sawah petani, bebatuan indah yang tersusun rapi secara alami, dan rimbunnya tanamanan pegunungan. Nggak hanya itu, di situ pula menjadi spot paling pas untukmu melihat seksinya matahari terbit dan terbenam.

Belum puas cuma duduk-duduk di tepi waduk, kamu juga boleh menjajal wahana banana boat yang tarifnya cukup terjangkau, yaitu Rp 30 ribu setiap orang. Di atas perahu pisang, kamu bakal merasakan sensasi meluncur dan terombang-ambing di air selama 30 menit.

Ber-banana boat di Desa Kumejing. (Instagram/pesonakumejing)

Alam yang memukau adalah salah satu daya pikat Desa Kumejing. Hal lain yang pasti bikin kamu jatuh cinta adalah sambutan hangat warga setempat. Jika ada rombongan wisatawan, warga siap menyediakan kuliner khas desa tersebut, yaitu bucu pendem.

Selain itu, pengunjung juga bakal disuguhi dengan indahnya kesenian emblek atau tari kuda kepang.

Millens, ada banyak potensi baik alam maupun kearifan lokal yang ada di desa ini. Sekarang warga sedang berupaya memolesnya untuk menjadi makin cantik dan menarik. Contohnya adalah dibangunnya warung apung.

Ke depan, Pemkab Wonosobo juga akan melakukan pemugaran dermaga, pembuatan rumah apung, dan pemancingan apung. Nah, terdengar menarik kan? Buktikan sendiri dengan datang ke sana, yuk! (IB20/E03)