Dari Banyusumurup Yogyakarta, Keris-Keris Pusaka Tercipta

Dari Banyusumurup Yogyakarta, Keris-Keris Pusaka Tercipta
Keris-keris di Desa Banyusumurup. (Instagram/@miftahul_yk)

Sebagai desa wisata, Desa Banyusumurup dikenal sebagai desa produsen keris. Mulai dari yang sekadar digunakan untuk hiasan hingga pusaka, wisatawan bisa menemukannya di sana. Selain membeli keris, yuk cari tahu apa saja yang bisa kamu lakukan di sana.

Inibaru.id – Keris merupakan benda yang dikeramatkan masyarakat Jawa, nggak terkecuali bagi warga Desa Banyusumurup, Yogyakarta. Desa yang berlokasi di Kecamatan Imogiri, Bantul ini merupakan daerah yang memiliki banyak pengrajin keris. Di masa lampau, desa ini juga menjadi tempat tinggal beberapa Mpu.

Untuk mencapai desa ini, kamu bisa naik kendaraan pribadi. Dari terminal Giwangan, ambillah arah ke Selatan dan teruslah berkendara hingga sampai di pertigaan Kecamatan Imogiri.

Di pertigaan itu, ambillah arah ke kiri dengan arah menuju pemakaman raja. Kamu bakal menjumpai persimpangan berbentuk Y. Di persimpangan itu, ambillah arah ke kanan (Selatan). Ikuti terus jalan itu dan kamu akan tiba di Desa Banyusumurup.

Seorang pengrajin tengah membuat warangka. (Tribunnews.com)

Di desa ini, kamu bisa membeli keris hiasan hingga keris pusaka. Harganya tentu saja berbeda. Untuk keris aksesori, pengrajin biasanya mematok harga ratusan ribu hingga jutaan rupiah. Untuk keris pusaka, pembeli perlu merogoh kocek hingga puluhan juta rupiah.

Mahalnya harga keris ini tentu nggak lepas dari fungsinya. Dalam pandangan Kejawen, keris pusaka diyakini mampu menjaga keselamatan, memancarkan kewibawaan, melancarkan rezeki, hingga menangkal santet.

Baca Juga: Mari Sambangi Tempat Para Mpu Belajar Membuat Keris

Selain membeli keris, kamu bisa meyaksikan proses pembuatannya sekaligus belajar. Untuk pemula, para pengrajin nggak akan menarik biaya alias gratis. Kamu juga bisa belajar tentang filosofinya di galeri keris. Supaya bisa maksimal belajarnya, buatlah janji lebih dulu dengan pengrajin dan datanglah ke Desa Banyusumurup pada pukul 08.00-13.00 WIB.

Tertarik mempelajari keris? Yuk, kunjungi Desa Banyusumurup bersama teman-temanmu. Siapa tahu, kamu punya bakat jadi Mpu berikutnya. Ha-ha. (IB15/E03)