Dari Anjing dan Landak yang Bertengkar, Lahirlah Nama Pantai Sundak

Dari Anjing dan Landak yang Bertengkar, Lahirlah Nama Pantai Sundak
"Sundak" berasal dari kata "asu" dan "landak" (Eksotis Jogja)

Sebelum dikenal dengan nama "Sundak", pantai ini semula bernama Pantai Wedidebah. Nama pantai ini berubah akibat seekor anjing yang bertarung dengan seekor landak. Hm, kok bisa ya?

Inibaru.id – Nggak sedikit tempat yang memiliki nama dengan sejarah yang unik. Di Yogyakarta, tepatnya di Dusun Pule Gundes, Desa Sidoharjo, Kecamatan Tepus, Pantai Sundak adalah salah satu tempat dengan sejarah nama yang unik. Nama pantai di Gunungkidul ini rupanya berasal dari gabungan asu (anjing) dan landak.

Sebelum dikenal dengan nama Sundak, pantai ini dulunya disebut Pantai Wedidebah. Namanya konon berubah pada 1976 akibat sebuah peristiwa.

Seorang warga bernama Arjasungku melihat anjingnya pulang dengan mulut berisi landak laut. Lantaran penasaran, dia pun pergi ke pantai dan masuk ke goa karang setinggi dua meter. Di sana, dia menemukan landak laut yang mati dengan badan yang hanya tersisa setengah.

https://www.bookprimera.com/wp-content/uploads/2015/09/Pantai-sundak-gunung-kidul-815x459.jpg

Di pantai ini, warga menemukan sumber mata air baru. (Book Primera)

Bertahun-tahun setelah peristiwa itu, wilayah Gunungkidul mengalami kesulitan air bersih. Ini terjadi pula di Dusun Pule Gundes. Si anjing sesekali bermain ke gua tempat dia memakan landak laut dulu.

Saat tiba di rumah, Arjasungku sering mendapati tubuh hewan peliharaannya basah. Dia ke sana dan menemukan sumber mata air. Mata air itu dibangun warga menjadi sumur untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari. Sejak itulah Pantai Wedidebah berubah nama menjadi Pantai Sundak.

Hewan peliharaan nggak hanya bisa jadi sahabat, namun juga petunjuk untuk manusia. Kalau di daerahmu, ada cerita unik apa terkait sebuah tempat, Millens? Yuk, bagikan pengalamanmu. (IB15/E03)