Kagumi Warisan Masyarakat Indonesia lewat Cantiknya Batik di Museum Batik Danar Hadi Solo

Kagumi Warisan Masyarakat Indonesia lewat Cantiknya Batik di Museum Batik Danar Hadi Solo
Museum Batik Danar Hadi Solo. (Media Indonesia)

Di sana, kamu akan melihat batik yang terbagi menjadi sembilan jenis, yaitu Batik Cina, Batik Belanda, Batik Djawa Hokokai, Batik Keraton, Batik Sudagaran, Batik Petani, Batik Indonesia, Batik Danar Hadi, dan Batik pengaruh India.

Inibaru.id – Seperti Kota Yogyakarta, Kota Solo merupakan pusat belajar budaya Jawa. Di kota ini, batik dengan beragam motif dan kualitas bisa ditemukan dengan mudah.

Kalau kamu lebih tertarik mengamati beragam motif kain ini, datanglah ke Museum Batik Danar Hadi. Museum ini merupakan museum yang menyimpan koleksi puluhan batik Solo.

Berada di Jalan Brigjen Slamet Riyadi Nomor 261, Laweyan, Museum Batik Danar Hadi sudah berdiri sejak 1967. Museum yang didirikan oleh pebisnis bernama Santosa Doellah ini menyimpan sekitar seribu jenis kain batik.

Dengan perpaduan arsitektur Eropa dan Jawa, gedung museum bakal memesona matamu saat tiba di sana. O ya, sebelum dibeli Santosa dan diubah menjadi museum, gedung ini dulunya milik Sultan Pakubuwana X, lo.

Museum Danar Hadi, Solo (Pegipegi)

Di sana, kamu akan melihat batik yang terbagi menjadi sembilan jenis yaitu Batik Cina, Batik Belanda, Batik Djawa Hokokai, Batik Keraton, Batik Sudagaran, Batik Petani, Batik Indonesia, Batik Danar Hadi, dan Batik pengaruh India.

Pada awal pembukannya, museum ini sudah memiliki 10 ribu lembar batik. Selain melihat pelbagai jenis batik, kamu juga membuat batik sendiri menggunakan canting. Berani coba nggak?

Sebelum masuk ke sana, kamu perlu membayar biaya tiket sebesar Rp 35 ribu dulu, Millens. Jika kamu masih berstatus sebagai pelajar atau mahasiswa, harga tiketnya lebih murah yaitu Rp 15 ribu. Nah, manfaatkan keringanan ini untuk belajar ya.

Ah, jadi pengin ke Museum Batik Danar Hadi lagi nih. Ada yang mau ikutan? (IB15/E03)