Bisa Berenang atau Nggak, Kamu Tetap Harus Snorkeling di Karimunjawa!

Bisa Berenang atau Nggak, Kamu Tetap Harus Snorkeling di Karimunjawa!
Wisatawan turun ke spot snorkeling. (Inibaru.id/ Issahani)

Kalau sudah menginjakkan kaki ke Karimunjawa, jangan lupa snorkeling. Meskipun kamu nggak bisa berenang, ada pemandu yang siap mendampingi. Dijamin deh, nggak akan kelelep.

Inibaru.id- Jalan-jalan ke Karimunjawa tapi kamu nggak nyebur ke laut? Duh, rugi! Air yang begitu jernih, terumbu karang yang cantik dan aneka biota laut seakan jadi magnet yang menarikmu segera nyemplung ke laut.

Saya berkesempatan melakukan snorkeling di spot Karang Bintang. Selain spot ini ada pula spot lain yang katanya asyik buat snorkeling seperti Gosong Cemara, Takak Sendok dll.  Pramuwisata saya, Andreas, yang mengawal selama perjalanan wisata sangat proaktif. Sebelum nyebur, dia memberikan briefing pada saya.

Safety first adalah hal yang sangat dikedepankan olehnya. Seluruh wisatawan harus memperhatikan instruksi dari dia supaya tahu bagaimana menggunakan alat-alat snorkeling. Nggak bisa berenang? Tenang, kamu bakal didampingi kok. Cuma, kamu mesti pakai pelampung. Pemandu wisata juga sudah menyiapkan kamera under water supaya momen seru-seruanmu di dalam air bisa diabadikan lensa kamera. Kamu jadi bisa pamer aksi snorkelingmu nanti.

Terus gimana dengan yang nggak bisa berenang tapi mau berfoto under water? “Yang penting ketika sudah di air itu tenang. Kamu nggak akan mati tenggelam kok,” kata Andreas meyakinkan. Begitu masuk air kamu akan terhibur dengan pemandangannya yang luar biasa. Kamu akan betah melihat terumbu karangnya yang terawat cantik sambil kasih makan roti tawar ke ikan-ikan yang berseliweran. Asyik kan?

Yang harus kamu siapkan kalau pengin snorkeling adalah baju renang yang nyaman, baju ganti, handuk dan sunblock. Oh ya, Andreas selalu bilang ke wisatawan kalau snorkeling harus tertib. Jangan asal main injak terumbu karang.

“Jaga kebersihan laut kita. Jangan asal buang sampah. Dan ketika snorkeling jangan main injak terumbu karangnya. Nanti kalau rusak, tidak ada lagi yang mau berwisata ke Karimun,” ungkap Andreas.

Gimana Millens, seru kan? Jangan cuma hati pacar aja yang diselami ya, laut juga dong. He (Issahani/E05)