Belajar dari Panel-Panel Pamer Uang Kuno di Museum Uang Purbalingga

Beragam uang dari pelbagai kurun waktu dipajang di sini. Kamu bisa berwisata sembari mengenali jenis dan desain uang dari berbagai belahan dunia.

Belajar dari Panel-Panel Pamer Uang Kuno di Museum Uang Purbalingga
Pengunjung sedang melihat koleksi Museum Uang Purbalingga (lihat.co.id)

Inibaru.id – Di dalam di Kompleks Wisata Reptil & Insect Park Kutasari, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah  ada museum yang unik lo. Yap, Museum Uang.

Ide untuk membuat museum ini datang dari Bupati Purbalingga periode 2000-2010, Triyono Budi Sasongko. Selain bertujuan menjaga benda-benda bersejarah, museum ini juga diharapkan bisa menjadi sarana pendidikan tentang perkembangan budaya di Indonesia seperti yang ditulis sumber.com (1/7/17).

Museum yang dibuka pada 18 Desember 2008 ini menyimpan berbagai mata uang di Indonesia. Dari zaman kerajaan-kerajaan di Nusantara hingga rupiah zaman sekarang, ada! Nggak cuma itu, mata uang dari berbagai belahan dunia juga ada di sana. Kurang lebih ada mata uang dari 183 negara deh.

Museum ini terdiri atas lima panel nih, Millens. Di panel pertama, kamu bisa melihat koleksi mata uang dari kerajaan pada kurun 1215-1899. Ada mata uang Gobog Majapahit, Gobog Tiongkok, Piti Sumatera, uang perkebunan Sungai Sabrangan, dan kurang lebih 35 koleksi lain.

Masuk ke panel kedua, koleksi uang pada kurun 1815-1940. Uang seri JP Coen II dan uang logam bertuliskan VOC adalah contohnya. Panel ketiga berisi mata uang zaman penjajahan Jepang pada 1942-1945.

Nah, melangkah ke panel keempat dan kelima kamu bisa melihat koleksi mata uang mulai dari penjajahan Belanda hingga sekarang. Eits, ada juga uang kertas bernilai 50 miliar sumbangan Bank Negara Yugoslavia lo. Unik, kan?

Oya, koleksi uang di Museum Uang Purbalingga dirawat dengan baik, Millens. Sesuai dengan tujuannya menjaga dan merawat benda-benda bersejarah, bukan?

Dikutip dari lihat.co.id (25/9/16), museum itu disebut sebagai museum uang terlengkap. Wajar saja museum itu diganjar sertifikat Muri. Wuih, keren ya.

Kalau mau berkunjung ke sana, kamu perlu merogoh kocek sebesar Rp 10 ribu untuk Senin sampai Jumat. Pada akhir pekan dan hari libur nasional, kamu harus membayar Rp 15 ribu. Museum ini buka dari pukul 08.00 sampai 17.00. Jadi, jangan sampai salah waktu ya.

Catat alamatnya: Kompleks Wisata Reptil and Insect Park, Jalan Raya Kutasari-Tobo, Kabupaten Purbalingga. Selamat berwisata sambil belajar! (IB10/E02)