Pesona Bukit Tangkeban Bikin Baper Kamu

Destinasi wisata yang satu ini cukup menarik untuk menghabiskan akhir pekan. Selain sejuk, rindang, dan indah, kawasan wisata yang baru dibuka tahun lalu itu juga bikin baper. Kok bisa ya?

Pesona Bukit Tangkeban Bikin Baper Kamu
Senja di Bukit Tangkeban (ngetripyuk.com)

Inibaru.id – Kabupaten Pemalang punya wisata panorama atas bukit yang ciamik di lereng Gunung Slamet. Bukit yang kini ramai dikunjungi wisatawan itu dikenal dengan nama Bukit Tangkeban.

Melansir laman travelingyuk.com, dulu Bukit Tangkeban merupakan kawasan yang tidak terawat. Padahal di puncak bukit tersebut terdapat sebuah surau yang terlihat telah lama mangkrak. Dari luar surau, bangunan itu terlihat nggak terurus dan terdapat banyak sekali coretan-coretan tangan jahil. 

Namun, keadaan itu berubah sejak sebuah sekelompok anak muda yang tergabung dalam kelompok sadar wisata mulai menghias dan menata Bukit Tangkeban. Bukit itu berhasil disulap mereka menjadi sebuah destinasi wisata yang punya spot foto instagramabel.

Spot utama yang ada di bukit tersebut adalah gardu pandang yang menawarkan panorama Gunung Slamet. Di sudut lain, ada spot foto keren yang bervariasi mulai dari bintang, sayap, dan banyak lainnya. Wah, pokoknya tempat tersebut sangat cocok dijadikan latar berfoto OOTD (outfit of the day)!

Baca juga:
Keindahan Tersembunyi Pemalang di Telaga Rengganis
Bukit Pangonan, Padang Sabana Hijau yang Memanjakan Mata

Bukit Tangkeban sebagai objek wisata dibuka sejak Juli 2017 lalu. Melansir solopos.com (1/10/2017), pengelola Bukit Tangkeban, Didik Purnomo, menjelaskan bahwa bawa perasaan (Baper) merupakan konsep pengembangan bukit di lereng Gunung Slamet itu.

Menurut Didik, konsep tersebut dipilih lantaran pengunjung Bukit Tangkeban sebagian besar adalah anak muda. Itulah sebabnya, Sobat Millens akan menemukan banyak papan bertuliskan kalimat-kalimat baper yang terpasang di Bukit Tangkeban. Papan bertulis kalimat seperti “ditinggal nikah” dan “pernah ganteng” menjadi spot swafoto yang juga banyak diincar pengunjung.

Ditulis kompas.com (28/9/2017), pengunjung harus mendaki bukit setinggi 100 meter itu kalau ingin mendapat spot menarik. Tapi Sobat Millens nggak perlu khawatir, karena akses menuju puncak sudah layak. Sudah ada jalan setapak yang terbuat dari beton yang dapat dilalui untuk perjalanan selama kurang lebih 6 menit. Dengan akses seperti itu, wisata ini juga cocok untuk anak-anak.

Lokasi Bukit Tangkeban tidak terlalu sulit untuk dicari. Bukit Tangkeban berada di Desa Nyalembeng, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, Jawa tengah. Kalau ingin mengunjungi tempat ini, Sobat Millens hanya perlu mencari arah ke objek wisata Guci. Sebelum tiba di Guci, akan ada papan penunjuk jalan ke Pulosari.

Baca juga:
Mau Berselancar atau Berkuda? Ke Pantai Widarapayung Yuk!
Jejak Syekh Jangkung di Sebuah Rumah Joglo

Harga tiketnya pun relatif terjangkau. Tarif per orang hanya Rp 3.000, sementara parkir kendaraan Rp 2.000. “Itu untuk tiket kebersihan saja, jadi terjangkau,” jelas Didik.

Banyak sekali yang bisa dilakukan di Bukit Tangkeban. Kalau kapan hari Sobat Millens berkunjung, jangan lupa sempatkan waktu untuk menanti senja di sana. Semburat jingga matahari terbenam di Bukit Tangkeban begitu memesona. (MEI/SA)