Liburan Tenang Tanpa Gawai di Desa Tempur Jepara

Tak hanya pantai, Jepara ternyata juga memiliki destinasi wisata pegunungan yang nggak kalah kece. Tersembunyi dibalik 7 pegunungan, Desa Wisata Tempur menjadi destinasi yang cocok bagi kamu yang ingin menikmati liburan tanpa gawai.

Liburan Tenang Tanpa Gawai di Desa Tempur Jepara
Desa Tempur Jepara (instagram.com/angga_pramana_putra)

Inibaru.id - Jika kamu mengira Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, hanya memiliki lokawisata bahari, kamu salah besar. Kabupaten berjuluk Kota Ukir tersebut juga juga memiliki tempat wisata pegunungan yang nggak kalah keren, lo. Nggak percaya? Datanglah ke Desa Wisata Tempur!

Mengutip travelingyuk.com, Desa Tempur berada di tengah-tengah pegunungan, sehingga bisa dikatakan tersembunyi. Karena itulah, keberadaan desa yang ada di tengah tujuh barisan gunung kecil, termasuk  pegunungan Muria, itu berdampak pada susahnya jaringan telekomunikasi, terutama internet.

Keindahan Desa Tempur. (ticjepara.com)

Nah, jika kamu tengah jengah dengan internet, pengin berlibur tanpa gangguan gadget, dan berniat menepi sejenak dari teknologi tersebut, berkunjung ke Desa Tempur bakal menjadi piihan tepat. Di sana, bakal ada sensasi tersendiri, karena kamu bakal benar-benar "terasing" dan sejenak melupakan dunia maya.

Desa Tempur masuk dalam Kecamatan Keling. Nggak hanya sensasi "susah sinyal" yang ada di desa itu. Kamu akan disuguhi panorama alam superkeren! Hamparan sawah? Ada! Pepohonan hijau? Banyak! Udara segar yang sejuk? Sudah pasti, dong!

Salah satu spot instagramabel di Desa Tempur. (Instagram.com/muhammad_rofi0)

Di desa itu, kamu juga bisa merasakan kesenangan ciblon di Kali Ombo dan Kali Gelis yang airnya jernih mengalir di antara bebatuan alami yang terserak di sepanjang sungai. Brrr!! Dingin tapi segar!

Desa Tempur. (gilangramadani.wordpress.com)

Situs Sejarah

Sembari menikmati panorama alamnya yang eksotis, kamu juga bisa berkunjung ke sejumlah situs sejarah di Desa Tempur, Millens. Sekitar dua jam berjalan mendaki dari desa tersebut, kamu bakal menjumpai dua bangunan candi, yakni Candi Bubrah dan Candi Angin.

Setelah dua jam mendaki, kamu akan menemukan Candi Bubrah terlebih dahulu. Sementara, untuk mencapai Candi Angin yang berada di puncak bukit, kamu harus berjalan sekitar 30 menit lagi dengan medan cukup terjal mendaki. Eits, tapi nggak bakal terasa kok, karena samping kanan-kirimu adalah pemandangan alam yang mengagumkan.

 

Candi Bubrah di Desa Tempur. (sasadaramk.blogspot.com)

Lalu, ada juga objek wisata Bukit Bejagan yang bisa jadi favorit para pemburu foto. Ada aneka gardu pandang unik yang menyuguhkan keindahan Jepara dari atas. Eh, tapi nggunggah ke medsosnya setelah pulang dari sana ya! Kan nggak ada sinyal? Ha-ha.

Penikmat kopi? Kamu bisa melipir ke kebun kopi di Dukuh Duplak. Selain menjelajah kebunnya, kamu juga kudu mencicipi kopi di sana. Sempatkanlah mencoba kopi petik merah dan kopi lanang di sana! Menarik, bukan?

Desa Tempur. (bappeda.jepara.go.id)

Untuk mencapai Desa Tempur, kamu harus menempuh perjalanan sekitar 50 kilometer dari pusat kota Jepara menuju Pati. Di jalur Jepara-Pati itu, kamu akan menemukan Kampung Dupak, Desa Jlegong. Di sana akan ada gapura bertuliskan "Selamat Datang di Desa Wisata Tempur".

Jadi, mumpung Lebaran ini liburnya panjang, yuk sesekali liburan tanpa gawai! (IB05/E03)