Atur-Atur Bujet untuk si Entry-Level Salary yang Ngebet Pengin Traveling!

Atur-Atur Bujet untuk si <em>Entry-Level Salary</em> yang Ngebet Pengin Traveling!
Mengatur bujet yang sesuai dengan kemampuan adalah salah satu kunci sukses traveling. (Shutterstock)

Gaji pas-pasan bukanlah penghalang untuk kamu yang sudah ngebet banget pengin traveling. Yap, karena kuncinya terletak pada kemampuan mengatur bujetmu! Hm, apa saja yang harus dilakukan?

Inibaru.id – Bagi sebagian anak muda di bawah 30 tahun a.k.a si entry-level salary, traveling mungkin hanya menjadi angan-angan. Namun, nyatanya nggak selalu begitu. Dengan meminimalisasi bujet, kamu sejatinya tetap bisa traveling.

Yap, kuncinya terletak pada gimana kamu mampu mengatur pengeluaran yang tepat. Bukan pelit, tapi efisien! Hm, mau tahu apa saja yang harus kamu lakukan?

Cari Sarapan Gratis

Sarapan gratis bisa menjadi penyelamat bujet travelingmu agar nggak jebol. (Patricia)

Untuk memangkas bujet, hindari makan “besar” tiga kali sehari. Carilah penginapan yang menyediakan sarapan gratis, lalu membeli jajan murah atau light lunch saat makan siang. Nah, untuk makan malam, kamu bisa sedikit berfoya-foya dengan makan di kedai lokal atau restoran legendaris di sana.

Terus, alih-alih ke minimarket, cobalah ke pasar tradisional setempat untuk memenuhi kebutuhan sehari-harimu selama traveling, termasuk urusan perut. Kalau sempat dan penginapanmu memungkinkan, kamu bisa memasak sendiri makananmu agar lebih murah dan sehat.

Menginap di Tempat Teman

Daripada menginap di hotel, rumah teman dijamin lebih mengasyikkan! (Redrow-co-uk.azureedge)

Lebih murah dari sarapan gratis, menginaplah di tempat teman! Kalau ada yang bilang, “Banyak teman, banyak rezeki,” itu benar, terlebih untuk urusan traveling. Maka, carilah teman sebanyak-banyaknya, salah satunya untuk kebutuhan-kebutuhan semacam ini! Ha-ha.

Berbagi

Traveling dengan teman. (Godiscoverabroad)

Solo-traveling mungkin menyenangkan, tapi piknik bareng-bareng juga nggak kalah menarik, khususnya untuk urusan bujet. Selain berbagi kesenangan dan punya teman ngobrol, kamu juga bisa membagi pengeluaranmu. Lebih murah dong pastinya?

Shopping? Big No!

Shopping di tempat wisata? Pikir-pikir deh! (Panorama-jtb)

Sepulang traveling, kamu nggak perlu sok eksis kayak Suneo di film Doraemon yang suka pamer suvenir ya, Millens! Kalau pun pengin, hindarilah membeli oleh-oleh di tempat wisata. Kamu bisa berkunjung ke toko buku setempat atau perajin lokal sekadar untuk mencari satu-dua penanda kamu pernah ke sana.

Bertanyalah ke Warga Setempat

Banyak keuntungan yang kamu dapatkan saat bisa berkomunikasi dengan warga lokal. (Annaeverywhere)

Semua tips ini bisa dilakukan kalau kamu punya teman yang merupakan akamsi (anak kampung sini). Jika tidak punya, bertanyalah ke warga setempat atau berteman dengan mereka. Jangan malu bertanya, nanti sesat di jalan, lo!

So, nggak perlu nunggu kaya atau punya gaji setingkat manajer untuk traveling. Karyawan dengan entry-level salary kayak kamu tetap bisa kok traveling. Eits, tapi kamu sudah boleh ambil cuti belum? Ha-ha. (IB20/E03)