Ada Sumur Mendidih di Hutan Gunung Citro, Seperti Apa?

Ada Sumur Mendidih di Hutan Gunung Citro, Seperti Apa?
Sumur air mendidih di hutan Gunung Citro Lamongan. (dennycaturprabowo.blogspot)

Di Hutan Gunung Citro Lamongan, ada sumur air mendidih, sumur air manis, sumur air asin, dan sumur air pahit. Hm, jadi penasaran ya gimana rasanya merasakan air-air tersebut.

Inibaru.id – Sebelum ada sistem jaringan penyedia air untuk dikonsumsi sehari-hari, kita mengenal sumur sebagai sumber air utama rumah tangga.

Namun, nggak semua sumur berada di dekat rumah. Terkadang, ada sumur yang dibuat di tempat-tempat yang nggak biasa, lo. Contoh sumur nggak lazim ini adalah sebuah sumur mendidih yang ada di hutan Gunung Citro. Seperti apa sih sumur ini?

Kalau kamu penasaran di mana hutan Gunung Citro, lokasinya ada di Lamongan, Jawa Timur, Millens. Nah, di sana, ada sumur kuno, yang entah bagaimana ceritanya ada di tengah hutan. Yang bikin tambah heran, kalau sumur biasanya kan berisi air segar. Nah, sumur ini justru berisi air panas.

Sumur ini lokasinya masih ada di wilayah Desa Wonokoyo, Kecamatan Ngimbang. Nggak hanya airnya yang panas dan mendidih, bau air di sumur ini juga sangat menyengat layaknya belerang.

Meski letaknya di tengah-tengah hutan dan jauh dari permukiman. Sebenarnya ada semacam pos di dekat sumur ini. Menariknya, di dekat dengan sumur ini ada tumpukan batu yang mengelilinginya. Bibir sumur ini cukup rendah, sehingga bagi orang yang mendekatinya harus berhati-hati agar nggak mudah terpeleset dan jatuh ke dalamnya.

Sumur banyulegi. Di dalamnya, airnya terasa manis. (dennycaturprabowo.blogspot)
Sumur banyulegi. Di dalamnya, airnya terasa manis. (dennycaturprabowo.blogspot)

Nah, karena lokasinya jauh dari permukiman, jelas sumur ini nggak dipakai masyarakat sebagai sumber air. Ditambah lagi, air sumur ini terlihat memiliki banyak jentik nyamuk. Akses jalan ke sumur ini juga nggak mudah. Dijamin, kalau musim hujan, bakal sulit menjangkau sumur ini.

Air yang panas ini tinggi kandungan garam dan mineral. Kalau menurut masyarakat sekitar, diperkirakan hal ini disebabkan oleh adanya sumber minyak bumi di sekitarnya. Sumur ini sering disebut sebagai Sumber Ketek yang artinya adalah mata air kera.

Nah, yang menarik, ada juga sumur lain yang nggak kalah menarik, yakni Sumur Banyulegi, Sumur Banyupait, dan Sumur Banyuasin. Dari namanya saja, kita sudah bisa menduga rasa dari air sumur-sumur tersebut; ada yang legi alias manis, pahit, dan asin. Konon, air-air sumur ini bisa mengatasi sejumlah penyakit kulit seperti gatal-gatal.

Jadi penasaran ya, Millens, melihat sumur air mendidih di Gunung Citro Lamongan. Ada juga sumur-sumur lainnya. Pasti bakal seru deh kalau bisa melihatnya secara langsung. (Ine, Sor, Sri/IB09/E05)